motorinanews (Jakarta) - Tahun 2018 menjadi waktu yang tepat mengangkat popularitas grasstrack di Tanah Air. Pasalnya, balapan satu ini mulai banyak digelar, diminati peserta dan dibanjiri penonton. Kenapa tidak?
Inilah salah satu fokus program yang menjadi bidikan IMI Pusat. Kalau balap motor tak perlu diangkat lagi, pamornya telah tinggi sebagai olahraga otomotif yang paling ramai peserta maupun penonton. Saatnya mengalihkan perhatian ke cabang grasstrack.
Mari kita mulai dari Sumatera. "Tahun 2018 pulau Andalas itu dibagi dua region, Sumatera A dan B. Masing-masing region ada 5 provinsi," buka Medya Saputra, Wakil Ketum Olahraga Sepedamotor IMI Pusat.
Lengkapnya, Sumatera A terdiri dari Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau dan Sumatera Barat. Sedangkan yang masuk region Sumatera B mulai dari Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung. Setiap region bakal menggelar 5 putaran Kejuaraan Nasional Grasstrack tahun ini.
"Dasar pemikiran membagi Sumatera menjadi dua region itu karena peserta kesulitan mengikuti semua rangkaian seri. Cost terlalu tinggi jika ikut semua putaran. Makanya sekarang dibagi dua," jelas Medya Saputra. Koordinator Wilayah untuk Sumatera A ada Buyung Gunadarma sedangkan Sumatera B dikoordinir Ardi Yanmarsyah.
Lanjut ke pulau Borneo. Meski Pulau Kalimantan juga luas, namun saat ini tak menjadi masalah. Peserta Kejurnas di Region 4 masih bisa mutar mengikuti putaran lainnya. Tahun ini ada 6 putaran yang bakal digelar di Kalimantan.
Yang perlu diperhatikan itu pulau Celebes. "Sulawesi tahun lalu parah, belum berjalan seperti yang diharapkan. Mungkin karena program Ketua lama, makanya gak jalan. Sekarang Ketua IMI disana sudah berganti yang baru. Tahun 2018 wajib melaksanakan seri Kejurnas Grasstrack," tegas Medya Saputra, mantan Ketua IMI Bengkulu dua periode.
Kenapa grasstrack perlu diangkat? "Sebab ini termasuk olahraga otomotif yang lebih hidup. Penonton justru terus meningkat. Apalagi diadakan di daerah dimana masyarakatnya haus hiburan. Jumlah peserta pun sekarang mulai menyamai balap motor," sebut Medya.
Nah, yang perlu diperhatikan adalah keterlibatan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Saatnya melirik grasstrack dan ikut support penuh sama seperti partisipasi pada balap motor. Jika ini terjadi, percayalah grasstrack lebih menarik daripada balap motor. (BangVe)