mobilinanews (Italia) - Dua bintang bersatu. Satu harimau, satunya singa. Sama-sama lapar dan mereka berada dalam satu kandang. Begitulah perumpamaan bersatunya Marc Marquez dengan Francesco Bagnaia di garasi tim Lenovo Ducati yang baru saja perkenalkan livery 2025.
Marquez selaku anak baru pindahan dari Honda dan Gresini tampil dengan nomor kesayangannya 93. Bagnaia pun kembali pakai #63 setelah plat nomor 1 dirampok Jorge Martin pada musim 2024.
Ini kali pertama Marquez mengenakan seragam lengkap rider Ducati, lengkap dengan sponsornya tetapi tanpa logo Red Bull yang sudah lama jadi personal sponsor Marquez.
Yang jelas pemilik 6 gelar MotoGP itu sangat ceria sepanjang acara di pegunungan dingin Madonna di Campiglio, Italia, itu.
"Saya sangat senang mengenakan warna resmi Lenovo Ducati Team. Saya sudah berlatih keras, siap menjalani kompetisi yang penuh tantangan dan seru. Ini tahun paling menantang sepanjang karir saya," kata Marquez.
Ya, memang akan seru. Ia digadang-gadang akan bertarung dengan Bagnaia yang sudah menyandang 2 gelar dunia bersama Ducati. Sang #93 disebut-sebut sebagai pembalap dengan talenta ajaib, sementara pemilik #63 lebih menguasai aspek teknis Ducati Desmosedici yang gaya mainnya lebih kalem dibandingkan Marquez yang super agresif.
Marquez pun tak lupa beri sinyal ancaman. Tak hanya buat Bagnaia, juga buat siapa saja yang berminat naik podium.
"Sering saya katakan, bahwa ketika Anda berada dalam tim pabrikan maka tak ada motivasi lain kecuali kompetitif di semua race. Bertarung menuju podium dan kemenangan, serta menjadi protagonis di trek kejuaraan dunia," kata rider Spanyol itu.
Bagnaia, seperti sebelumnya tak terlalu banyak cakap dan belum juga secara terbuka memberi ucapan selamat datang kepada Marquez seperti layaknya dapat teman baru.
"Ini musim kelima saya dengan Lenovo Ducati. Banyak rekor kami raih bersama. Saya kembali ke nomor 63 setelah tahun lalu gagal mempertahankan nomor 1," kata satu-satunya pembalap yang meraih 2 gelar MotoGP untuk Ducati itu.
"Saya punya rekan setim baru. Seorang pembalap kuat dan kompetitif," ucap Bagnaia tanpa menyebut nama Marquez, "dengan bersama-sama kami akan bisa melanjutkan pengembangan motor ke tingkat lebih tinggi lagi."
Tak seperti Marquez yang sangat antusias dan sudah pancang target di musim ini, Bagnaia mengaku tak ada perubahan signifikan dalam persiapannya untuk merebut kembali plat nomor 1.
"Saya hadapi musim kompetisi baru dengan cara yang sama seperti biasanya," imbuh Bagnaia yang dalam 4 musim terakhir menjadi anak emas Ducati, yang kini disebut-sebut status itu kini terancam oleh Marquez yang sudah berhasil memikat hati para petinggi Ducati saat sukses dalam debutnya bersama Gresini Ducati.
Desmosedici GP25 yang jadi besutan Marquez dan Bagnaia baru akan mengaspal pada sesi Shakedown Test pada akhir bulan ini di Sirkuit Sepang dengan joki Michele Pirro selaku test rider Ducati.
Bagnaia dan Marquez baru akan jajal GP25 beberapa hari kemudian pada saat winter test di sirkuit sama. Dan, percayalah, meski hanya dalam sesi tes, catatan waktu mereka berdua akan jadi bahan gunjingan yang menarik. (rn)