mobilinanews (Jakarta) – Buat para pencinta motor bebek sport, Yamaha Jupiter MX 135 yang dulu sempat populer kini seakan terlahir kembali. Meski di Indonesia sudah digantikan oleh Yamaha MX King dengan mesin 150 cc injeksi, di negara lain seperti Malaysia, motor ini masih eksis dan bahkan mendapat banyak pembaruan.
Di Malaysia, motor ini dikenal dengan nama Yamaha 135LC. Bukan sekadar hadir dalam versi lama, tapi model ini terus diperbarui agar tetap kompetitif. Versi terbaru 2025 hadir dengan desain lebih modern, fitur canggih, serta beberapa peningkatan yang bikin makin menarik.
Perubahan paling mencolok dari Yamaha 135LC terbaru adalah lampunya yang sudah LED, mirip dengan Yamaha MX King 150 generasi kedua. Tak hanya itu, speedometer kini sudah full digital, memberikan tampilan lebih futuristik sekaligus mempermudah pengendara dalam membaca informasi kendaraan.
Untuk tahun 2025, Hong Leong Yamaha selaku Agen Pemegang Merek (APM) di Malaysia memberikan update menarik, terutama dalam pilihan warna. Ada tiga warna standar yang bisa dipilih, yaitu Aqua Blue, Sandstorm, dan Moss Green. Selain itu, ada juga varian Special Edition dengan warna Red Titan yang tampil lebih sporty dan agresif.
Menariknya, varian Special Edition ini juga dibekali aksesoris tambahan berupa keranjang di dek tengah. Aksesoris ini jadi ciri khas motor-motor di Malaysia yang sering digunakan untuk mobilitas harian. Tak hanya sebagai bagasi tambahan, keranjang ini juga dilengkapi dengan port USB Type-C, sehingga bisa dipakai untuk mengisi daya smartphone saat berkendara.
Di Malaysia, Yamaha 135LC masih diminati karena desainnya yang keren dan performanya yang tetap bisa diandalkan. Motor ini bisa dibilang setara dengan Honda BeAT di Indonesia, yang jumlahnya sangat banyak di jalanan. Saking populernya, Yamaha 135LC bahkan disebut sebagai motor yang paling banyak dicuri di Malaysia. Banyaknya peminat membuat motor ini jadi incaran maling, mirip seperti tren pencurian motor-motor populer di Indonesia.
Soal dapur pacu, Yamaha 135LC Fi dibekali mesin 135 cc SOHC dengan sistem injeksi elektronik. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 12,4 dk pada 8.000 rpm dan torsi 12,2 Nm pada 6.000 rpm.
Motor ini tetap mempertahankan transmisi semi otomatis 4-percepatan, tanpa opsi transmisi manual seperti generasi lawas. Sistem pengereman sudah menggunakan cakram di depan dan belakang, memberikan keamanan ekstra saat berkendara.
Satu hal yang cukup menarik adalah ukuran ban yang lebih ramping dibanding versi sebelumnya. Yamaha 135LC terbaru menggunakan ban depan 70/90-17 dan ban belakang 80/90-17, mirip seperti Yamaha Jupiter Z1 yang lebih kecil dibanding MX King.
Dengan bobot hanya 109 kg, motor ini tetap ringan dan lincah untuk dikendarai, terutama di jalanan perkotaan yang padat. Tangki bensinnya berkapasitas 4,6 liter, cukup untuk perjalanan jarak menengah tanpa sering-sering mampir ke SPBU.
Di Malaysia, harga Yamaha 135LC Fi 2025 dibanderol 8.299 Ringgit Malaysia, atau sekitar Rp 30,5 jutaan jika dikonversi ke rupiah. Dengan harga segitu, motor ini tetap jadi pilihan menarik bagi penggemar motor bebek sporty yang ingin tampilan keren, fitur modern, tapi tetap irit bahan bakar.
Buat yang kangen dengan sensasi berkendara ala Jupiter MX lawas, Yamaha 135LC ini bisa dibilang sebagai versi reborn yang lebih canggih dan modern. Sayangnya, hingga saat ini belum ada kabar apakah Yamaha akan membawa motor ini kembali ke Indonesia. Tapi melihat banyaknya penggemar bebek sport di Tanah Air, bukan tidak mungkin motor ini suatu hari nanti bisa masuk ke pasar Indonesia.