Tol Semarang Demak Dikebut Rampung 2026 Proyek Rp10 Triliun yang Siap Dilepas Setelah Jadi

Selasa, 22/07/2025 12:35 WIB
Ade Nugroho


Tol Semarang Demak Dikebut Rampung 2026 Proyek Rp10 Triliun yang Siap Dilepas Setelah Jadi
Tol Semarang Demak Dikebut Rampung 2026 Proyek Rp10 Triliun yang Siap Dilepas Setelah Jadi

 

Mobilinanews (Jakarta) - Proyek Jalan Tol Semarang–Demak kembali menjadi sorotan. PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. atau PTPP menyatakan akan mempercepat konstruksi tol ini agar bisa rampung sepenuhnya pada tahun 2026. Target ini dipasang lebih awal dari rencana pemerintah yang sebelumnya menetapkan operasional fungsional pada April 2027.

Langkah ini tak hanya demi mengejar konektivitas di Jawa Tengah bagian utara, namun juga berkaitan erat dengan rencana bisnis jangka panjang perusahaan: divestasi aset atau asset recycling. PTPP secara terbuka menyampaikan bahwa mereka bersiap melepas aset tol ini pada tahun 2027 dengan nilai lebih dari Rp10 triliun.

"Kalau enggak salah yang dari kita itu Jalan Tol Semarang-Demak itu kontrak pertama mungkin kurang lebih sekitar Rp10 triliun. Jadi ya, pasti [dijual di atas nilai kontrak tersebut], itu kan ada perhitungan bisnisnya," ungkap Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad.

Rincian Proyek Tol Strategis

Tol Semarang–Demak memiliki panjang total 26,95 km, dibagi ke dalam dua seksi:

Seksi 1 (Kaligawe–Sayung) sepanjang 10,64 km — dibangun di atas laut, menjadi bagian dari tanggul laut untuk menangkal banjir rob.

Seksi 2 (Sayung–Demak) sepanjang 16,31 km — dibangun di daratan dan sudah beroperasi sejak 25 Februari 2023.

Seksi 1 dibagi lagi menjadi tiga paket pengerjaan:

Paket 1A oleh Hutama Karya (HK) dan Beijing Urban Construction Group (BUCG)

Paket 1B oleh PTPP, Wijaya Karya (WIKA), dan China Road and Bridge Corporation (CRBC)

Paket 1C oleh Adhi Karya dan Sinohydro

Proyek ini merupakan sinergi antara infrastruktur transportasi dan ketahanan lingkungan, karena jalan tol juga berfungsi sebagai tanggul laut permanen untuk wilayah rawan banjir rob di Semarang Timur, khususnya Kaligawe–Sayung.

Harapan Terhadap Proyek Tol Semarang–Demak

Tol ini diharapkan meningkatkan konektivitas kawasan strategis di wilayah pesisir utara Jawa Tengah, termasuk akses ke pelabuhan, bandara, kawasan industri, serta lokasi wisata religi di Demak.

Lebih dari itu, pembangunan ini berpotensi menjadi solusi jangka panjang terhadap kerugian ekonomi akibat banjir rob yang selama ini kerap menghantam Semarang Timur. Tak heran jika proyek ini menjadi perhatian investor dan pelaku industri logistik, karena nilai ekonomis dan strategisnya sangat tinggi.

Menuju 2027: Jalan Tol Jadi Aset Bernilai

Dengan progres yang dikebut dan potensi bisnis yang kuat, tidak heran PTPP berniat menjual tol ini sebagai bagian dari strategi pendanaan untuk proyek lain di masa depan. Setelah selesai dan beroperasi penuh, nilai tol Semarang–Demak diproyeksikan melampaui kontrak awal yang mencapai Rp10 triliun.

Langkah divestasi seperti ini umum dilakukan oleh perusahaan infrastruktur besar sebagai bagian dari sustainable business strategy, di mana aset operasional dijual ke investor atau pengelola baru, dan dana yang diperoleh digunakan untuk membiayai proyek-proyek baru yang lebih masif.

 

Tag

Terpopuler

Terkini