MotoGP 2025 Austria: Selangkah Lagi Marc Marquez Pecah Telor di Spielberg. Francesco Bagnaia Tetap Ancaman

Sabtu, 16/08/2025 21:37 WIB
Rulin purba


Marc Marquez (Spanyol/Ducati). (Foto: ist-x)
Marc Marquez (Spanyol/Ducati). (Foto: ist-x)

mobilinanews (Austria) - Ducati Desmosedici GP25 benar-benar hanya garang di tangan Marc Marquez. Termasuk di dalam sirkuit yang selama ini bukan favoritnya.

Buktinya di sesi sprint race GP Austria, Sabtu (16/8) malam WIB. Meski start dari P4, ia sukses mencapai finish sebagai pemenang, mengalahkan Alex Marquez (Gresini Ducati) yang sejak awal start memimpin balapan.

Meski hanya di sesi sprint, ini adalah kemenangan perdana Marquez di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg. Sejak di MotoGP mulai 2013 dengan torehan 6 gelar juara dunia MotoGP, Marquez tak pernah menang di trek milik Red Bull itu.

Dengan sukses ini, pembalap andalan Ducati itu kini bisa berharap pecah telor dengan kemenangan perdana sesi grand prix pada raceday Minggu (17/8). 

Musim ini sudah beberapa kali ia meraih double winner, sprint dan main race. Tapi, jika itu diraih di Spielberg maka nilainya sangat beda buat Marquez karena sepanjang karirnya belum pernah juara di sana.

"Saya akan coba meraih kemenangan, yang pertama di sini," ucap MM93 yang tak ingin terlalu percaya diri meski tercepat dintiga sesi latihan awal dan juara di sesi sprint.

Pasalnya, ia akan tetap berada di P4 starting grid seperti saat sprint race. 

Wajar kalau Marquez tak ingin langsung memancang target juara. Karena para rider muda di sekelilingnya macam Alex, Pedro Acosta (Red Bull KTM) dan Marco Bezzecchi (Aprilia) tetap menjadi ancaman serius.

Dan, Francesco Bagnaia belum bisa disepelekan jika kondisi GP25 miliknya bisa dikembalikan seperti saat latihan. Pasalnya, pada sesi itu, Bagnaia memang kalah catatan waktu, tetapi Marquez mengakui race pace Bagnaia lebih bagus dari motornya.

Bagnaia yang pada tiga musim sebelumnya selalu juara di Austria, mengalami nasib apes di sesi sprint. Motor sudah terkendala saat memulai start dan akhirnya DNF pada lap ke-8.

Pada main race sepanjang 28 laps atau total jarak tempuh 306,58 tentu saja Marquez tak ingin mengabaikan rekan setimnya di tim pabrikan Ducati itu. Syaratnya, para mekanik Bagnaia bisa menemukan masalah sekaligus solusi untuk mengembalikan setingan GP25 Bagnaia seperti yang dirasakan pada sesi latihan.

Dengan hasil itu, duet Marquez Bersaudara semakin solid memimpin klasemen kejuaraan dunia musim ini. Marquez memimpin dengan total poin 393. Disusul Alex (270) dan Bagnaia (213).

Bagnaia sendiri sudah mengubah tujuan dengan tak lagi bercita-cita mengejar Marquez. Target realistisnya tahun ini hanyalah mengalahkan Alex di posisi runner-up. 

Besok masih ada kesempatan buat Bagnaia yang mengawali balapan di baris terdepan bersama Bezzecchi sebagai pole sitter dan Alex di P2. Sedangkan Marquez tetap di P4. Bertarung 14 laps di sprint dibandingkan 28 laps di main race, tentu saja lebih banyak kemungkinan bisa terjadi.

Termasuk buat Marquez, apalagi jika benar ia merasa kecepatan rata-rata Bagnaia lebih baik dari dirinya. (r)

Tag

Terpopuler

Terkini