mobilinanews (Balaton Park) – Aprilia Racing menutup balapan di Balaton Park, Hungaria, dengan hasil yang gemilang berkat aksi Marco Bezzecchi.
Pembalap asal italia itu langsung merebut posisi terdepan sejak tikungan pertama dan memimpin hampir sepanjang balapan, sebelum akhirnya harus puas di urutan ketiga.
Podium ini menjadi yang ketujuh bagi pabrikan asal Noale musim ini, termasuk kemenangan di Silverstone. Prestasi ini turut menorehkan tonggak bersejarah bagi Bezzecchi yang sukses meraih tiga podium berturut-turut untuk pertama kalinya sejak debut di kelas utama.
Jorge Martín juga tampil sangat mengesankan dengan balapan comeback yang luar biasa. Start dari posisi ke-16, pembalap Spanyol itu berhasil naik 12 posisi dan finis di posisi keempat, hasil terbaiknya sejauh ini bersama Aprilia Racing.
Penampilan impresif ini adalah pencapaian bersejarah karena hanya satu pembalap lain yang pernah berhasil menembus empat besar dalam empat Grand Prix pertamanya bersama Aprilia Racing, yakni Tetsuya Harada yang finis ketiga di sirkuit Paul Ricard, Prancis, pada tahun 1999.
Marco Bazzechi mengakui bahwa balapan Hungaria sama sekali tidak mudah. Namun ia memiliki kepercayaan diri dengan setingan mesin dan pilihan ban yang tepat di lintasan.
“Jujur saja, saya tidak menyangka ban soft akan aus begitu cepat. Tapi di sisi lain, itu satu-satunya pilihan yang memberi saya pengereman terbaik, jadi saya butuh itu. Saya yakin sudah memberikan segalanya di lintasan, dan karena itu saya tetap puas dengan hasilnya,” kata Marco.
Jorge Martin juga mengungkapkan hal yang kurang lebih sama. Bagi Martin, MARTÍN di lintasan MotoGP Hungaria, ia banyak belajar dan terus berkembang. Start dari posisi ke-16 jelas tidak mudah, namun ia punya strategi yang ampuh.
“Kami punya strategi yang baik, menghadapi balap, terutama di tikungan-tikungan awal. Setelah melewati beberapa lap, saya sudah di posisi keenam dan, sejak itu, saya fokus jaga kecepatan. Hasilnya luar biasa, terutama untuk tim yang kompak dan termotivasi. Kami telah mengambil langkah besar ke depan,” paparnya.
Massimo Rivola memandang hasil balapan yang didapatkan tim Aprilia sangat positif karena persiapan matang mereka.
“Akhir pekan yang sangat positif, apalagi kami datang ke trek yang di atas kertas tidak terlalu cocok dengan karakter motor kami. Jumat memang berat, tapi luar biasa melihat tim bersatu dan bekerja keras hingga Marco lolos ke Q2 dan mencetak lap kualifikasi mengesankan untuk posisi kedua. Tak disangka-sangka, Jorge juga meningkatkan rasa percaya dirinya di atas motor hingga mampu menjalani balapan comeback yang spektakuler,” tuturnya memuji pembalapnya.
Ia menilai, Marco punya keberanian untuk memimpin dan membawa motornya untuk bertarung sampai hingga akhir balapan.
“Saya benar-benar bangga dengan kerja keras yang kami lakukan bersama,” tukasnya