Bridgestone Indonesia Rehabilitasi Ekosistem Gunung Sanggabuana

Kamis, 28/08/2025 17:15 WIB
Wilfrid Kolo


Bridgestone ikut melestarikan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon
Bridgestone ikut melestarikan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon

mobilinanews (Karawang) - PT Bridgestone Tire Indonesia berkomitmen untuk kelestarian lingkungan dan pemberdayaan Masyarakat. Salah satunya melalui keterlibatan aktif dalam program Sanggabuana Conservation. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari kegiatan CSR Bridgestone, dukungan terhadap program ini telah berlangsung sejak 2024, dan hingga kini Bridgestone telah menanam sekitar 1.000 pohon di kawasan konservasi Gunung Sanggabuana, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Sebagai bagian dari kelanjutan program tersebut, pada Senin (25/8), Bridgestone menyelenggarakan event “Sanggabuana Conservation Tree Planting Volunteer Activity 2025,” yang menjadi seremoni penanaman pohon terbaru sekaligus mendukung rehabilitasi hutan, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan sekitar. 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh 130 orang relawan yang tediri dari jajaran manajemen serta karyawan Bridgestone Indonesia, perwakilan masyarakat, dan perewakilan mitra perusahaan yakni Primaya Hospital.
 
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen CSR Bridgestone Indonesia, khususnya dalam mendukung Bridgestone E8 Commitment, yang menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kelestarian alam sekaligus memperkuat keterlibatan sosial dengan masyarakat.

“Melalui program Sanggabuana Conservation dan kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk menjaga keanekaragaman hayati serta mengurangi dampak perubahan iklim. Keterlibatan karyawan, masyarakat, pemerintah setempat, dan berbagai pemangku kepentingan merupakan kunci keberhasilan program ini,” ujar Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno.

Dalam pelaksanaannya, Bridgestone Indonesia bekerja sama dengan Sanggabuana Conservation Foundation (SCF), pemerintah daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Karawang, Dinas Kehutanan Jawa Barat serta masyarakat setempat.

Insiatif aksi lingkungan Bridgestone Indonesia ini mendapat apresiasi dari perwakilan pemerintah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dan juga SCF. 

“Kami mengapresiasi Bridgestone Indonesia yang peduli terhadap ekosistem yang ada di Gunung Sanggabuana. Hal ini juga sejalan dengan program yang dicanangkan pemerintah Provinsi Jawa Barat yakni Gerakan Leuweung Hejo,” ujar Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II, Iyas Lasmawati, sebagaimana disampaikan oleh Koordinator Penyuluhan Kehutanan Wilayah Karawang Selatan, Ade Kardita.

Gerakan Leuweung Hejo adalah program pelestarian hutan dan lingkungan yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjaga hutan dan lingkungan, mencegah kerusakan lahan, serta membangun kesadaran ekologis masyarakat melalui penanaman pohon dan pelestarian sumber daya air. 

Gerakan ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif, seperti calon pengantin dan siswa, agar secara kolektif menciptakan lingkungan yang lestari. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Koordinator SCF, Bernard T Wahyu Wiryanta. Ia mengapresiasi kepedulian Bridgestone Indonesia melalui jajaran manajemen dan relawan perusahaan yang mengambil peran dengan ikut melakukan upaya pelestarian dan perlindungan lingkungan.

"Kegiatan konservasi di kawasan Pegunungan Sanggabuana, di lahan seluas 3 hektare yang menjadi habitat puluhan satwa endemik dilindungi. Tidak hanya melakukan kegiatan pelestarian dan perlindungan habitat, tetapi Bridgestone Indonesia dalam programnya juga melibatkan masyarakat di sekitar hutan yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Bernard.

Selain penanaman pohon, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan Market Expo, yang menampilkan booth informasi dan pameran hasil pemberdayaan masyarakat berupa produk hasil hutan kayu dan non-kayu (HHK dan HHBK), inovasi pupuk ramah lingkungan, serta informasi mengenai kegiatan ranger SCF.

Tag

Terpopuler

Terkini