Gagal Total di `Tangga Surgawi` Tianmen! SUV Chery Fengyun X3L Meluncur Bebas, Begini Klarifikasi Chery

Sabtu, 15/11/2025 10:06 WIB
bagas


Chery Fulwin X3L (Foto: Chery)
Chery Fulwin X3L (Foto: Chery)

Mobilinanews (Tiongkok) - Niat Chery Auto untuk unjuk ketangguhan mobil baru mereka, Chery Fengyun X3L (dikenal juga sebagai Fulwin X3L) dalam uji tantangan ekstrim harus berakhir dengan insiden.

SUV bergaya kotak yang mengusung teknologi Range Extender Electric Vehicle (EREV) ini gagal menaklukkan ratusan anak tangga curam di Area Wisata Gunung Tianmen, Zhangjiajie, Provinsi Hunan, Tiongkok, pada Rabu, 12 November 2025.

Uji coba yang secara visual sering disebut sebagai "Tangga Surgawi" karena tingkat kecuramannya dan lokasinya di area wisata, terhenti ketika mobil kehilangan kendali, meluncur mundur, dan menabrak pagar pengaman.

Menurut informasi yang beredar dari video viral di media sosial Tiongkok dan juga klarifikasi resmi dari Chery Auto, insiden terjadi di area tengah tangga. Mobil tersebut tiba-tiba kehilangan traksi.

PT Chery Sales Indonesia (CSI) dalam pernyataan resminya, menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang memicu perhatian masyarakat luas ini. Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa kegagalan terjadi karena faktor teknis mendadak yang fatal.

"Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa masalah terjadi karena pengait utama tali pengaman tiba-tiba lepas,” ungkap pernyataan Chery Indonesia dalam keterangannya kepada Mobilinanews, Jumat (14/11/2025).

“Ketika pengait itu lepas, tali menjadi bebas dan kemudian tersangkut di roda kanan kendaraan, sehingga membuat kendaraan kehilangan traksi, meluncur mundur dan menabrak pagar pengaman,” sambungnya.

Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan sebagian pada pagar pengaman di area tersebut. Untungnya, Chery memastikan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada lingkungan alam sekitar.

Menyikapi kegagalan tersebut, Chery pun turut mengakui adanya kelalaian dalam proses perencanaan dan pelaksanaan uji coba ekstrem di area publik, bahkan di lokasi ikonik dari Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Kejadian ini menunjukan kelalaian kami dalam melakukan penilaian risiko serta kurangnya pengendalian detail dalam proses perencanaan dan pelaksanaan uji tersebut, namun kejadian tidak dapat dihindari,” tuturnya.

“Kami menyadari dan merefleksikan secara mendalam kekhawatiran publik atas keputusan kami mengadakan uji ekstrem di area wisata umum,” tegasnya yang siap untuk menanggung seluruh tanggung jawab kompensasi dan pemulihan area yang terdampak. 

Mereka juga berjanji akan menjadikan kejadian ini sebagai "pelajaran berharga untuk melangkah lebih hati-hati dan lebih matang ke depan". Chery Auto berjanji akan memberikan pembaruan berkala dari investigasi kasus ini.

Uji coba ekstrem ini sejatinya merupakan langkah Chery untuk memamerkan ketangguhan SUV barunya. Chery Fengyun X3L yang baru diluncurkan September silam ini mengusung desain tangguh dan mengotak yang mengingatkan pada Land Rover Defender.

Model yang diuji adalah versi EREV, yang artinya mobil ini merupakan kendaraan hibrida dengan jangkauan diperpanjang. Model ini ditenagai oleh mesin bensin 1.500cc Turbo sebagai generator daya, yang dipadukan dengan motor listrik ganda.

Pengaturan dual-motor AWD ini mampu menghasilkan daya hingga 315 kW (422 hp) dan torsi puncak 505 Nm, dengan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam waktu 4,7 detik. SUV ini menawarkan jarak tempuh total mencapai 1.200 km.

Tag

Terpopuler

Terkini