mobilinanews (Spanyol) - Raceday GP Valencia, Minggu (16/11) bukan hanya akhir kompetisi MotoGP 2025, tetapi juga akhir dari eksistensi mesin inline-4 di kelas primer.
Sejak musim 2022, Yamaha menjadi satu-satunya pabrikan yang gunakan mesin inline-4. Mesin yang sudah melahirkan juara dunia lewat Valentino Rossi, dan Fabio Quartararo dengan total 8 gelar pembalap dan melahirkan 7 gelar juara tim, dan 5 gelar juara konstruktor.
Melalui rilis resmi pada Minggu (16/11), Yamaha memastikan tak lagi memakai mesin lawas itu pada musim kompetisi 2026. Diganti dengan mesin V4 yang telah dikembangkan sepanjang tahun ini. Dengan begitu semua pabrikan tahun depan menggelinding dengan konfigurasi mesin V4.
Dalam rilis itu Yamaha menekankan perpindahan ke mesin V4 adalah solusi untuk mengakhiri paceklik Yamaha YZR-M1 selama ini. V4 diyakini sebagai cara paling tepat untuk meningkatkan akselerasi M1, handling pengereman serta lebih mudah disesuaikan dengan karakter ban dan aerodinamika sesuai regulasi saat ini.
Mesin baru ini sudah beberapa kali dijajal tester Augusto Fernandez lewat tes maupun wild card, terakhir di Valencia. Dalam tes resmi MotoGP di Valencia, Selasa (18/11), empat joki regular Yamaha musim depan (Fabio Quartararo dan Alex Rins di tim utama) serta Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu (Pramac Ducati) sepenuhnya akan menguji V4 dan dilanjutkan tes pra musim awal tahun depan.
"Mesin empat silinder segaris telah menjadi inti filosofi Yamaha selama beberapa dekade. Mesin ini menghasilkan kemenangan yang tak terlupakan dan membentuk reputasi kami dalam hal presisi dan kontrol. Kami bangga dengan pencapaian mesin ini dan para pembalap yang mengukir sejarah dengannya, karena mereka semua bersama-sama telah membentuk warisan balap kami," kata Takahiro Sumi, GM Divisi Pengembangan Motosport Yamaha.
"Namun, MotoGP terus berkembang dan kami harus berkembang bersamanya. Mesin V4 mewakili babak baru bagi Yamaha, yang menggabungkan 'Semangat Tantangan' kami dengan DNA balap kami dan solusi teknis yang dibutuhkan untuk bersaing di puncak."
"Tujuan kami tetap sama: memberikan para pembalap kami sepeda motor terbaik untuk menang dan menghadirkan sensasi 'Kando*' bagi para penggemar di seluruh dunia," tandasnya.
Kando adalah kata dalam bahasa Jepang untuk mengungkapkan kepuasan dan kegembiraan mendalam yang didapatkan saat menemukan sesuatu yang bernilai, berkualitas, dan berperforma luar biasa.
Dan, Selasa nanti akan terlihat seberapa puas para pembalap Yamaha dengan mesin baru itu. (r)