MotoGP 2026: Francesco Bagnaia Siap Bangkit dan Melawan. Begini Komentar Marc Marquez

Minggu, 11/01/2026 21:01 WIB
Rulin purba


Francesco Bagnaia versus Marc Marquez,  duel yang dinantikan pada musim ini. (Foro: ist)
Francesco Bagnaia versus Marc Marquez, duel yang dinantikan pada musim ini. (Foro: ist)

mobilinanews (Spanyol) - Marc Marquez diprediksi akan meneruskan dominasinya di serial MotoGP 2026. Ia tak bisa abaikan kemungkinan bangkitnya rekan setim di Lenovo Ducati,  Francesco 'Pecco' Bagnaia, meski menderita sepanjang musim 2025.

Yang dibutuhkan Bagnaia di musim 2026, kata Marquez, hanyalah mengembalikan kepercayaan dirinya di atas motor. Sebab, kepercayaan diri itulah yang tidak dimiliki Bagnaia saat mulai menguji Desmosedici GP25 di awal musim, dengan membandingkannya dengan GP24. Di pihak lain Marquez berjuang keras dan cepat beradaptasi dengan GP25 meski tak merasakan keandalan GP24 karena pada musim sebelumnya (2024) hanya mengendarai GP23 di tim satelit Gresini Ducati.

Saat itu, katanya,  Bagnsia mulai bereaksi berlebihan menyikapi perubahan pada GP25. Ia mulai kehilangan kepercayaan diri. Membuatnya kaku di atas motor dan tak lagi berkendara dengan alami.

Komentar Marquez benar. Sepanjang musim Bagnaia memang menyebut tak percaya diri di atas GP25 dan tidak tahu di mana letak masalahnya. 

"Kehilangan kepercayaan diri bisa menimbulkan masalah lain terus berulang. Ketika mulai kehilangan kepercayaan diri, Anda akan berada dalam suasana hati di mana Anda justru mulai kehilangan lebih banyak kepercayaan diri. Lantas Anda mulai  merasakan semua gerakan motor dan berkendara dengan kaku," kata MM93 lewat cuplikan wawancaranya dalam film dokumenter MotoGP All on Red.

“Saya percaya bahwa Pecco akan kembali. Dia memiliki bakat, dia memiliki tim. Jika menginginkan yang terbaik untuk proyek ini, maka kita membutuhkan kedua pembalap di puncak."

Marquez  yakin Bagania bisa me-reset atau menata ulang segala sesuatunya memasuki musim baru.

"Pecco punya kecepatan dan kesempatan. Terkadang, hanya dua bulan sudah cukup untuk mengatur ulang semuanya," tandasnya.

Senada dengan Marquez, Direktur Sport Ducati Davide Tardozzi pun optimistis akan kebangkitan Bagnaia. Patokannya saat tes pra musim di Valencia lalu, saat kali pertama Deamosedici GP25 mengaspal. Bagnaia puas-puasan menjajal motor baru itu sementara Marque tak ikut lantaran masih dibekap cidera.

Tardozzi melihat kebahagiaan Bagnaia pada teea itu.

 "Ducati memiliki 'basis yang sangat baik' yang memungkinkan untuk saya dorong (lap time) lebih keras," kata Tardozzi mengutip pendapat Bagnaia saat itu.

Dengan motor baru itu, imbuh Tardozzi, juara dunia 2022 dan 2023 itu mampu mengembangkan performa di tikungan dan saat sama bisa mengelola ban belakangnya. Itu adalah dua area dimana ia sangat kesulitan pada musim 2025. Dengan kembalinya kekuatan oada dua wilayah itu, Tardozzi yakin Bagnaia akan sanggup kembali dan melawan di papan atas dalam perebutan gelar 2026.

Apakah benar begitu, ini akan jadi penantian menarik pada tes pra musim 2026 di Sirkuit Sepang pada awal.Februari nanti. Tes di mana Marquez dan Bagnaia sama-sama menguji keandalan GP25 sampai limit kecepatannya. Tentu saja dengan resiko yang harus siap dihadapi. (r)

 

 

Tag

Terpopuler

Terkini