WRC 2026 Swedia: Jadi `Tumbal` Salju? Oliver Solberg Terancam Sial di Rumah Sendiri Gara-Gara Pimpin Klasemen!

Rabu, 11/02/2026 10:08 WIB
bagas


Oliver Solberg #99 TGR-WRT WRC 2026 (Foto: Red Bull)
Oliver Solberg #99 TGR-WRT WRC 2026 (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Swedia) - Ajang FIA World Rally Championship (WRC) bersiap menyajikan tontonan spektakuler di atas lintasan bersalju saat Toyota Gazoo Racing World Rally Team (TGR-WRT) menatap Rally Sweden sebagai seri putaran ke-2 pada 12-15 Februari 2026. 

Meski memiliki formasi tim yang kuat, termasuk pereli berpengalaman Sebastien Ogier, fokus utama dunia reli kini tertuju pada bintang muda berbakat, Oliver Solberg, yang secara mengejutkan memimpin klasemen kejuaraan dunia menjelang balapan kandangnya sendiri.

Solberg memulai debutnya bersama tim utama Toyota dengan gaya yang sempurna. Setelah menyapu bersih podium 1-2-3 untuk TGR-WRT di Rallye Monte-Carlo, pembalap kelahiran Swedia ini kini unggul tipis empat poin atas rekan setimnya, Elfyn Evans.

Pencapaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga dekade, pereli Swedia kembali memuncaki klasemen WRC, sebuah narasi yang diprediksi akan menarik ribuan pendukung fanatik ke hutan-hutan di Swedia utara.

Seperti yang diketahui, Rally Sweden menawarkan kondisi musim dingin yang ekstrim dengan jalanan yang jauh lebih cepat, sehingga para pembalap harus menggunakan ban berpaku khusus yang mampu mencengkram permukaan es secara agresif.

Teknik unik seperti "menyandarkan" mobil pada gundukan salju di sisi jalan memungkinkan mereka mempertahankan kecepatan tinggi saat melibas tikungan tajam dan para pembalap Toyota dapat memacu GR Yaris Rally1 mereka hingga kecepatan tertinggi musim ini.

Bagi Oliver Solberg, memimpin kejuaraan saat menuju reli kandang adalah mimpi yang menjadi kenyataan namun tetap menjadi tantangan yang berat. Sebagai pemimpin klasemen, Solberg membawa konsekuensi harus menyapu jalanan.

Ya, menjadi mobil pertama di lintasan memang terkadang merugikan jika salju segar turun, akan tetapi, ia tetap optimis dan menganggap atmosfer dukungan keluarga serta teman-teman sebagai bahan bakar semangat tambahan.

"Bisa datang ke reli kandang sendiri dengan status sebagai pemimpin klasemen adalah sesuatu yang gila, bahkan tidak pernah saya impikan sebelumnya,” ungkap pereli berusia 24 tahun itu dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).

“Perasaan ini luar biasa, tapi saya tetap menjalani ini setahap demi setahap, karena masih banyak yang harus saya pelajari di setiap balapan yang berbeda bersama mobil ini (GR Yaris Rally1),” sambungnya.

Memulai balapan sebagai mobil pertama di lintasan Swedia mungkin bukan posisi terbaik, tapi bagi saya itu tetaplah sesuatu yang sangat keren. Saya hanya bisa berharap kondisinya bagus, memberikan yang terbaik, dan memacu mobil secepat mungkin,” jelas Solberg.

TGR-WRT tidak hanya mengandalkan Solberg. Tim yang berbasis di Finlandia ini menurunkan lima mobil GR Yaris Rally1 untuk menjamin dominasi mereka. Elfyn Evans, salah satu juara bertahan Rally Sweden tahun lalu, siap memberikan perlawanan sengit. 

Tahun lalu, Evans terlibat duel menegangkan hingga hari terakhir melawan rekan setimnya asal Jepang, Takamoto Katsuta, yang juga kembali memperkuat line-up pabrikan di kelas tertinggi WRC1 musim ini.

Prinsipal Tim, Jari-Matti Latvala, menekankan bahwa meski posisi start pertama Solberg akan menantang, kemenangan dari posisi tersebut bukanlah hal yang mustahil, berkaca pada performa Evans tahun lalu.

“Untuk pertama kalinya dalam lebih dari 30 tahun, seorang pembalap Swedia memimpin kejuaraan, dan harapannya Oliver akan menarik lebih banyak penggemar untuk datang menyaksikan reli ini,” jelasnya.

“Tergantung pada kondisinya, mungkin akan menjadi tantangan tersendiri baginya untuk menjadi mobil pertama yang melintasi jalanan pada hari Jumat. Namun, tetap ada peluang untuk menang dari posisi tersebut, seperti yang dilakukan Elfyn tahun lalu,” pungkasnya.

Dengan perpaduan antara ambisi pemuda lokal dan pengalaman para juara bertahan, Toyota kini optimis berada dalam posisi prima untuk melanjutkan dominasi mereka di panggung reli dunia tahun ini.

Tag

Terpopuler

Terkini