mobilinanews (Jakarta) - Mudik selalu menggerakan gelombang besar mobilitas masyarakat yang panjang dan padat selama periode yang cukup panjang.
Pada momen ini, jutaan perantau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga dan merayakan hari raya bersama.
Berdasarkan survei dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jumlah pemudik Lebaran tahun 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 143,91 juta orang.
Meski angka tersebut sedikit menurun dibandingkan realisasi tahun 2025, potensi kepadatan lalu lintas dan tingginya mobilitas masyarakat tetap menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara perlu terus ditingkatkan.
Sebagai bagian dari upaya mendukung keselamatan berkendara, Garda Oto, produk asuransi mobil dari Asuransi Astra, yang kali ini berkolaborasi dengan OLXmobbi, memberikan edukasi pentingnya berkendara secara aman dan bertanggung jawab.
Kegiatan Car Community Gathering bertajuk OtomoTALKS dengan tema “Ngobrolin Mudik Aman Agar Tenang Sampai Tujuan”, yang mengundang berbagai komunitas mobil di OLXmobbi Arteri Cilandak (14/3).
Branch Manager OLXmobbi Arteri Cilandak, Jilly Sasia mengatakan OLXmobbi mendukung keselamatan berkendara melalui proses inspeksi oleh tenaga profesional pada setiap mobilnya guna memastikan kualitas dan kelayakan kendaraan.
“Dengan adanya proses pengecekan tersebut, pelanggan diharapkan dapat memperoleh kendaraan yang mendukung keamanan dan kenyamanan saat berkendara,” kaya Jilly di Jakarta.
Selain itu, pelanggan juga berkesempatan mendapatkan saldo digital hingga Rp 1,5 juta melalui Program Promo Beruntung untuk setiap pembelian unit di store OLXmobbi.
Prioritas Keselamatan
Marketing Division Head OLXmobbi, Catherine Jennie menambahkan bahwa menjelang periode mudik dengan mobilitas yang tinggi, penting bagi setiap pengendara untuk memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi prima.
“Di OLXmobbi, kami berkomitmen menghadirkan kendaraan yang telah melalui proses inspeksi oleh tenaga profesional sehingga kualitas dan kelayakannya lebih terjamin. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi para anggota komunitas untuk lebih peduli terhadap kondisi kendaraan,” ujar Catherine Jennie.
Sementara itu, Head of Desk Survey Asuransi Astra, Adry Arisgraha berbagi mengenai manfaat dari asuransi kendaraan, jenis perlindungan dan penggunaan.
Ia juga menginformasikan soal kemudahan proses klaim asuransi, di mana pelanggan juga diimbau untuk dapat memastikan beberapa hal diantaranya seperti polis asuransi mobil dan Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi aktif, tidak melanggar aturan/rambu lalu lintas, penggunaan kendaraan sesuai dengan yang tercantum pada polis, serta memahami kembali ketentuan risiko yang dijamin, perluasan jaminan yang dimiliki, dan pengecualian pada polis.
Sesi sharing diakhiri dengan pemaparan materi mengenai defensive driving yang disampaikan oleh Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas (IAABL) Trainer dari Astra, Soehartono.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa defensive driving menekankan sikap antisipatif, pengendalian emosi, serta kemampuan membaca potensi bahaya di sekitar kendaraan.
Pengemudi juga diingatkan untuk menjaga jarak aman, mematuhi etika berkendara selama perjalanan mudik, serta mengenali kapan waktu yang tepat untuk beristirahat agar tetap fokus dan aman hingga sampai ke tujuan.
Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto menekankan pentingnya keselamatan di jalan dan itu harusmenjadi prioritas utama.
“Dengan mempersiapkan kendaraan dan perlindungan dengan baik, berkendara secara bijak, serta menjaga kesadaran dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan, kita dapat menciptakan perjalanan yang lebih aman,” ungkap Iwan.
Pada akhirnya, perjalanan yang paling berarti bukanlah yang paling cepat, melainkan yang membawa kita tiba di tujuan dengan selamat.