Mobilinanews (Belanda) - Sirkuit Zandvoort siap menggelar Formula 1 GP Belanda 2026 dalam atmosfer penuh dinamika. Persaingan ketat di lintasan mendadak memanas menyusul kabar mengejutkan mengenai perombakan jajaran pembalap dari dua tim yang saling berkaitan erat.
Kabar mengejutkan datang dari kubu Red Bull Racing menjelang dimulainya rangkaian sesi balapan. Pembalap muda berbakat Isack Hadjar dipastikan batal mengaspal akibat cedera pergelangan tangan yang didapatnya saat mengisi jeda musim panas.
Insiden medis tersebut memaksa manajemen tim mengambil tindakan cepat demi menjaga asa poin. Cedera pergelangan tangan terbukti cukup parah sehingga tim medis tidak memberikan izin bertanding bagi sang pembalap Prancis di lintasan menantang ini.
Pihak Red Bull Racing merilis pernyataan resmi untuk menjelaskan situasi tak terduga tersebut. “Hadjar mengalami cedera pergelangan tangan saat libur musim panas yang membuatnya tak bisa berlaga di GP Belanda 2026," bunyi rilis resmi tim, Kamis (20/8).

Absennya Hadjar menjadi pukulan cukup telak bagi perjalanan debutnya musim ini. Sebelum insiden terjadi, pembalap muda itu tampil sangat konsisten hingga berhasil mengumpulkan 68 poin dan mengamankan peringkat kedelapan pada klasemen sementara.
Untuk mengisi posisi kosong di samping Max Verstappen, manajemen memilih Liam Lawson. “Kami menyambut kembali Lawson yang akan menggantikannya di RB22 akhir pekan ini. Tim mendoakan Isack pulih dan berterima kasih pada Liam,” lanjut tim.
Penunjukan ini memicu kembalinya Lawson ke balik kemudi jet darat utama Red Bull Racing. Pembalap asal Selandia Baru tersebut sebelumnya dipercaya tampil penuh membela tim Racing Bulls sepanjang berlangsungnya kompetisi musim balap 2026.
Sirkuit Zandvoort menyimpan kenangan manis dan sejarah unik bagi perjalanan karir Lawson. Lokasi ini merupakan tempat debut perdana sang pembalap di ajang F1 pada 2023 lalu saat menggantikan Daniel Ricciardo yang juga cedera pergelangan tangan.

Pergeseran posisi Lawson secara otomatis menimbulkan kekosongan pada kursi tim Racing Bulls. Manajemen lantas bergerak cepat memanggil pembalap cadangan Red Bull, Yuki Tsunoda, untuk segera turun gunung mengamankan poin bagi Racing Bulls.
Kembalinya Tsunoda ke lintasan balap menjadi momen emosional yang tak terduga. Pembalap asal Jepang itu sebelumnya harus merelakan kursi utamanya di Red Bull Racing pada awal musim 2026 setelah tim memutuskan untuk mempromosikan Hadjar.
Pada gelaran GP Belanda kali ini, Tsunoda dijadwalkan bakal berduet dengan pembalap pendatang baru Arvid Lindblad. Kombinasi pengalaman Tsunoda dan talenta muda Lindblad diharapkan mampu mendongkrak performa Racing Bulls sepanjang akhir pekan.
Kesiapan para pembalap menghadapi situasi darurat ini mendapat apresiasi tinggi dari manajemen. Racing Bulls menyatakan, “Kami berterima kasih pada Liam dan Yuki atas penyesuaian mereka, serta mendoakan Isack agar bisa cepat pulih kembali,” ujarnya.