Audi R8 LMS GT3 Ini Dilelang Nyaris Rp 5 Miliar! Apa Istimewanya?

Sabtu, 22/08/2026 10:47 WIB
bagas


Audi R8 LMS GT3 2009 (Foto: RM Sothebys)
Audi R8 LMS GT3 2009 (Foto: RM Sothebys)

Mobilinanews (Inggris) - Dunia otomotif internasional kembali dihebohkan dengan hadirnya salah satu mobil balap paling bersejarah di lantai lelang. Audi R8 LMS GT3 rakitan tahun 2009 kini secara resmi siap dijual kepada kolektor beruntung.

Mobil balap eksotis ini ditawarkan dengan harga penawaran sebesar 195.000 Poundsterling atau setara Rp 4,7 miliar. Nilai fantastis tersebut dinilai sangat sepadan dengan nilai historis tinggi yang melekat pada unitnya.

Di balik kap mesinnya, kendaraan ini mengusung mesin tangguh V10 berkapasitas 5.2 liter yang berdaya gedor sangat memukau. Dapur pacu tersebut mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 500 PS untuk melibas balapan sengit.

Sistem penyaluran tenaga mesin dipadukan dengan transmisi sekuensial enam percepatan yang sangat responsif di trek. Kombinasi mekanis ini dirancang khusus untuk memenuhi standar ketat kompetisi balap ketahanan tingkat dunia.

Demi mematuhi regulasi balap GT3, sistem penggerak empat roda quattro khas bawaan mobil jalan raya Audi terpaksa dilepas. Produsen menggantinya dengan konfigurasi penggerak roda belakang demi fleksibilitas saat bermanuver.

Secara keseluruhan, model R8 LMS GT3 berhasil mencatatkan rekor luar biasa dengan meraih lebih dari 100 kemenangan. Keandalan daya tahan dan performanya telah teruji di berbagai ajang balap paling bergengsi di seluruh benua.

Mobil ini sukses menjuarai FIA GT3 European Championship 2009 serta meraih kemenangan kelas di Nurburgring 24 Hours 2010. Prestasi berlanjut dengan kemenangan gemilang di Spa 24 Hours dan Bathurst 12 Hour pada musim 2011.

Memasuki musim 2012, Audi membawa sasis bernomor 0323 ini ke kawasan Asia untuk berlaga dalam ajang Audi R8 LMS Cup China. Kejuaraan khusus tunggal ini melintasi sirkuit ternama seperti Shanghai, Zhuhai, hingga Ordos.

Daya tarik mobil ini kian meroket setelah dipercayakan kepada superstar ikonik asal Hong Kong, yaitu Aaron Kwok. Sebagai salah satu dari Four Heavenly Kings, kehadiran Kwok memberikan sorotan media yang luar biasa pesat.

Aaron Kwok yang menggemari dunia balap sejak 2004 berlaga penuh sepanjang sepuluh seri di ajang Audi R8 LMS Cup 2012. Ia mengakhiri musim di peringkat ke-17 dengan raihan sepuluh poin serta performa impresif di lintasan.

Setelah ajang tersebut, sasis 0323 dialihkan kepada juara ajang R8 LMS Cup, Marchy Lee, bersama saudaranya Jeffrey Lee. Didukung penuh tim pabrikan Audi, mereka membawa mobil ini bersaing ketat pada ajang GT Asia Series.

Puncaknya terjadi pada putaran kesembilan GT Asia Series di Sirkuit Internasional Autopolis Jepang pada musim 2012. Pasangan pembalap saudara tersebut tampil sangat dominan dari awal start hingga berhasil merebut podium utama.

Setelah beberapa tahun menetap di China, kendaraan bersejarah ini akhirnya dibeli oleh kolektor pada tahun 2024 lalu. Mobil balap ini kemudian dikirim langsung ke Inggris untuk menjalani proses pemugaran secara menyeluruh.

Proses restorasi ditangani spesialis Pursuit Racing di Bicester dengan membedah total seluruh komponen teknis kendaraan. Biaya pekerjaan pemugaran ini menelan dana 94.000 Poundsterling atau setara dengan Rp 2,27 miliar.

Selesai direstorasi pada musim panas 2025, mobil kini tampil mempesona dengan livery asli saat menjuarai GT Asia Series. Seluruh bukti pengerjaan restorasi dan riwayat mekanis terdokumentasi sangat lengkap dalam berkasnya.

Mobil balap langka ini kini siap mengaspal kembali pada ajang balap historis seperti Peter Auto GT3 Revival Series. Unit ini menjadi aset investasi koleksi yang sangat berharga bagi pecinta kecepatan dan sejarah otomotif.

Tag

Terpopuler

Terkini