Mobilinanews (Jakarta) - Bagi para pencinta roda dua yang sudah lama menunggu kejutan dari Bajaj, ada satu hal yang terus mengganjal: keberadaan Pulsar RS400 yang tak kunjung jadi kenyataan. Di saat versi naked kelas atasnya—Pulsar NS400Z—sudah mengaspal, varian full fairing berkapasitas besar justru masih sebatas bayangan.
Melihat celah tersebut, Autologue Design, rumah modifikasi kondang asal Pune, India, mengambil langkah berani. Mereka merilis konsep digital yang menyulap NS400Z dari sekadar naked bike harian menjadi motor sport full fairing dengan tampilan yang jauh lebih agresif.
Perubahan paling mencolok yang digarap Autologue terletak pada bagian depan dan samping bodi:
Fairing Gambot & Visor Tinggi: Area lampu depan bawaan NS400Z kini dibungkus fairing padat yang dipadu windscreen tinggi berwarna gelap. Desain ini memberi kesan sport-touring yang siap diajak melibas jarak jauh.
Bodi Samping Tajam: Panel bodi baru memanjang menutup hingga ke area bawah mesin (under cowl). Garis-garis tegas, air scoop, dan grafis angka "400" berukuran besar makin mempertegas kesan racy.
Ergonomi Lebih Merunduk: Konsep ini menanggalkan setang bawaan dan menggantinya dengan setang clip-on yang lebih rendah. Spion dipindah dari setang ke bodi fairing. Perubahan ini jelas memaksa posisi berkendara jadi lebih bungkuk dan intim dengan jalanan.
Knalpot Samping Konvensional: Berbeda dari knalpot bawaan NS400Z yang bersembunyi di bawah mesin (underbelly), render Autologue menampilkan knalpot underbone samping bermodel konvensional yang tampak lebih padat.
Meski begitu, Autologue tetap mempertahankan fondasi asli NS400Z. Tangki, jok model terpisah (split seat), swingarm, hingga suspensi depan upside-down masih menggunakan komponen standar.
Apakah kit ini akan dijual bebas? Jawabannya bergantung pada respons publik. Autologue Design saat ini baru melepas karya ini dalam bentuk rilis gambar digital untuk mengukur seberapa besar minat para pemilik NS400Z. Jika permintaan tinggi, besar kemungkinan konsep ini akan masuk jalur produksi sebagai body kit plug-and-play.
Secara teknis, karena ini sebatas modifikasi visual dan ergonomi, sektor dapur pacu tidak mengalami perubahan. Mesin satu silinder bawaan Bajaj—baik versi awal 373 cc maupun pembaruan 349 cc bertenaga 43 PS—tetap menjadi jantung penggerak utama.
Langkah Autologue bisa dibilang sebagai kritik halus sekaligus solusi kreatif bagi mereka yang mendambakan Pulsar RS400 resmi dari pabrikan. Bagi pengendara dewasa yang menginginkan tampilan motor sport tulen tanpa harus merombak mesin total, body kit ini menjadi alternatif paling masuk akal untuk dimiliki di masa mendatang.
Sekarang, tinggal menunggu waktu apakah Autologue benar-benar mewujudkan imajinasi digital ini menjadi barang jadi yang siap dipasang di garasi rumah.