Nissan Skyline Generasi Ke-14 Siap Lahir Kembali Desember Ini dengan Performa Monster!

Sabtu, 19/09/2026 10:12 WIB
bagas


Teaser Nissan Skyline Generasi Ke-14 (Foto: Carscoops)
Teaser Nissan Skyline Generasi Ke-14 (Foto: Carscoops)

Mobilinanews (Jakarta) - Kabar luar biasa datang dari panggung otomotif dunia saat sedan legendaris Nissan Skyline generasi ke-14 siap menyapa publik. Waktu peluncurannya terasa jauh lebih cepat dari perkiraan banyak pihak berkat kecerdasan buatan.

Awalnya pertama kali diumumkan pada April 2026, mobil ini langsung memicu antusiasme besar. Cuplikan godaan menampilkan gaya khas Hakosuka yang legendaris, dipadu spakbor berotot serta lampu belakang tajam bergaya khas GT-R.

Melansir Carscoops, Sabtu (19/9/2026), dalam sebuah wawancara bersama media Jepang Asahi Shimbun, pimpinan Nissan memberikan rincian terbaru. Espinosa secara terbuka membeberkan perkembangan proyek besar ini sekaligus membocorkan tanggal debut resminya.

CEO Nissan menegaskan bahwa lini Skyline terbaru akan menjadi tonggak utama renaisans perusahaan. Model ini diyakini menjadi simbol kebangkitan besar Nissan yang telah lama dinantikan oleh seluruh penggemarnya di belahan dunia.

Skyline bukan sekadar sebuah ikon kecepatan biasa, melainkan pelopor proses manufaktur kilat Nissan. Versi produksi massal berhasil dirampungkan sepenuhnya hanya dalam waktu 26 bulan, siap rilis pada acara megah Desember nanti.

Proyek yang penuh tantangan ini membuktikan keunggulan teknik serta kecepatan inovasi pabrikan. Espinosa menambahkan bahwa model legendaris ini memegang peranan yang sangat vital bagi keberlanjutan masa depan bisnis perusahaan.

Sebelumnya, mobil ikonik ini dijelaskan sebagai simbol ketangkasan teknik khas Jepang yang kaya emosi. Kehadirannya diharapkan mampu menggetarkan jiwa para pecinta otomotif serta mengukuhkan posisi Nissan di industri global.

Laporan harian Nikkei mengungkapkan penggunaan teknologi AI generatif dan simulasi digital. Penggunaan alat modern ini diterapkan secara menyeluruh dari tahap desain, rekayasa mesin, pengujian ekstrem, hingga tahap manufaktur.

Penerapan teknologi canggih tersebut berhasil memangkas durasi pengembangan secara signifikan. Masa pembuatan dipangkas drastis dari yang tadinya memakan waktu 55 bulan pada model pendahulu kini menjadi hanya sekitar 26 bulan.

Pihak manajemen mengakui bahwa Tiongkok kini menjadi standar baru dalam kecepatan pengembangan. Nissan belajar banyak dari kemitraan strategis bersama Dongfeng guna meningkatkan daya saing biaya serta efisiensi teknologi.

Menepis segala rumor tentang perakitan di AS atau Tiongkok, Nissan memberi kepastian tegas. Seluruh proses produksi Skyline terbaru dipastikan tetap bertahan di fasilitas pabrik Tochigi yang berlokasi di wilayah Jepang.

Pabrik Tochigi sendiri kini disulap menjadi pusat produksi khusus untuk deretan mobil sport. Fasilitas canggih ini sebelumnya juga telah dipercaya untuk merakit sports car andalan mereka lainnya, yaitu Nissan Fairlady Z.

Meskipun spesifikasi teknis belum dirilis, mobil ini diyakini mempertahankan penggerak roda belakang. Opsi mesin hibrida atau V6 twin-turbo berdaya 400 hp dengan transmisi manual enam percepatan diprediksi hadir untuk Nismo.

Generasi anyar ini juga disiapkan sebagai basis utama model Infiniti di pasar Amerika Utara. Langkah ini meneruskan perjalanan panjang generasi V37 yang tidak mengalami perubahan berarti sejak diluncurkan pada akhir 2013.

Tag

Terpopuler

Terkini