mobilinanews (Detroit) – Website resmi Nissan http://www.nissan-global.com/ sementara waktu tidak dapat diakses atau dimatikan untuk waktu tertentu. Hal ini disebabkan oleh hacker yang menyerang website Nissan (global) terkait tradisi pembunuhan ikan paus dan lumba-lumba di Jepang.
Dilansir oleh BBC News, aktivis pecinta binatang sengaja menyerang website Nissan sebagai bentuk hukuman bagi Jepang yang sering melakukan perburuan kedua jenis ikan yang dilindungi tersebut. Aksi ini pun mendapatkan pengakuan dari sang hacker yang mengaku bertanggung jawab.
“Tindakan ini bukanlah ditujukan untuk melukai Nissan dan konsumen setianya, semata karena Nissan adalah salah satu produsen mobil terbesar di Jepang. Ini merupakan bentuk protes terhadap pemerintah Jepang yang melakukan pembiaran atas tradisi yang kerap berlangsung di Taiji, Jepang,” ujar sang hacker
Perburuan lumba-lumba dan paus sendiri merupakan tradisi turun temurun yang sudah dilakukan oleh para nelayan di Taiji sejak abad ke 17, dan sejak tahun 1675 kota kecil di pesisir Jepang ini diyakini sebagai pusat perburuan paus.
Karena diyakini sebagai tradisi yang sudah mendarah daging, maka pemerintah Jepang pun merasa kebiasaan ini patut dilestarikan. Tentunya hal ini bertolak belakang dengan upaya pelestarian hewan yang dilindungi oleh para penggiat perlindungan binatang.
Menariknya, apa yang dilakukan oleh para hacker dilakukan saat pelaksanaan Detroit Auto Show 2016 yang berlangsung mulai 11 – 24 Januari ini. Hal ini semata dilakukan agar atensi dunia tersorot ke Jepang dan diharapkan bisa menjadi tekanan kepada pemerintah Negara sakura untuk dapat menghentikan pembantaian tersebut.
(Dirangkum dari berbagai sumber)