Burnout 2, Wadahnya Event Custom Khas Kota Solo

Minggu, 04/09/2016 22:27 WIB
redaksi


motorinanews - Dari tahun ke tahun dunia custom tanah air terus berkembang pesat. Sudah banyak event yang memberikan kesempatan para pecinta Otomotif Classic dan
Custom Culture untuk memamerkan karya mereka.

Salah satunya acara yang digelar di kawasan Sentra Niaga Solo, Sukoharjo pada Sabtu (3/9). Adalah Burnout yang merupakan event yang digagas oleh komunitas pecinta
Otomotif Classic dan juga Custom Culture yang ada di Solo Raya. Salah satu klub motor yang memprakarasi event tahunan yang dimulai dari tahun lalu ini adalah Kick
Tengkleng MC.

“Event BURNOUT ini dibuat atas dasar kecintaan kami, pecinta custom culture yang berdomisili di kota Solo. Semakin banyaknya karya-karya custom yang terus bermunculan
membuat kami berinisiatif untuk membentuk sebuah wadah event custom khas Solo,” Ucap Eko Sutanto, panitia event Burnout. Tidak hanya dari kota Solo, para pecinta
custom culture dari kota yang ada di sekitarnya juga turut meramaikan acara ini seperti dari Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Purwokerto, Jakarta dan Bandung.

Ditahun yang kedua ini, Burnout mengangkat tema "Hadinigroad Revival" yang bertujuan untuk memicu kebangkitan gairah komunitas-komunitas Otomotif Classic dan Custom
Culture di Solo Raya. Acara ini juga diadakan sebagai hiburan kepada masyarakat umum sehingga Custom Culture ini lebih dekat dengan masyarakat.

Ada sekitar 200 hasil karya custom yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis di area Kawasan Sentra Niaga, Solo. Ada bermacam motor klasik dan custom dari
berbagai aliran seperti chopper, cafe racer, street cub dan lainnya yang merupakan hasil karya pelaku industri custom dari berbagai daerah.

Custom Culture tidak hanya lekat dengan motor custom dan juga kendaraan klasik, beberapa industri kreatif lainnya juga bermunculan dan menjadi sub culture custom
seperti art exhibition mulai dari apparel, tattoo, pinstrip, typography dan grafiti. Berbagai apparel seperti Rich Richie Garage, Trooper, Bull Syndicate, Pickers
Store akan mengisi tenant booth di dalam area acara.

Gelaran ini juga menjadi ajang meet up bersama semua komunitas Otomotif Classic dan Custom yang ada di Solo Raya dan juga luar kota. Beberapa komunitas juga
dipastikan akan berpartisipasi di acara ini antara lain Iron Buffalo MACI Solo, Angel Brother, Mods Squad, Solo Street Cub Community, Solo Vintage Trail, Kustomfest,
Hotrodiningrat, Solo American Jeep, Holden Owner Surakarta, Solo Volkswagen, Solo Fiat Club, ISSO, Solo Tattoo Solidarity dan komunitas sepeda Bengawan Lowrider.

Semakin banyaknya event custom culture belakangan ini menunjukkan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap industri custom dan event seperti ini juga bisa
menjadi ajang transfer ilmu dari para pelaku industri custom ini. "Kami berharap acara BURNOUT dapat menarik lebih banyak lagi peminat custom culture dan juga
menyatukan komunitas serta pecinta mobil motor klasik custom di kota Solo sesuai dengan tema acara ini," tutup Eko.

Tag

Terpopuler

Terkini