Indonesia Belum Punya Budaya Keselamatan di Jalan Raya

Sabtu, 23/01/2016 06:01 WIB
redaksi


motorinanews – Darmaningtyas, pengamat traportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia, punya gagasan unik untuk mengurangi resiko kecelakaan sekaligus kejahatan di Indonesia.

“Saya punya usul Cc sepeda motor diturunkan, karena kecepatan berkorelasi dengan tingkat cidera fatal yang lebih tinggi. Jika Cc motor diturunkan, orang-orang juga akan enggan menggunakan sepeda motor saat musim mudik sudah tiba. Plus, kalau Cc motor diturunkan, para begal juga jadi lebih mikir untuk melakukan kejahatan karena langsung khawatir resiko ditangkap massa,” kata pria kelahiran Gunung Kidul, Yogyakarta ini.

Menurut Darmaningtyas, jika idenya ini diikuti, para pelaku industri sepeda motor tidak perlu khawatir kehilangan potensi bisnis karena sepeda motor tetap jadi pilihan transportasi untuk jarak dekat atau feeder.

“Meski demikian kalau kebijakan ini dilaksanakan para pemangku kebijakan terkait, faktor sarana transportasi angkutan umum yang memadai di seluruh Indonesia tidak boleh lagi diabaikan. Persoalannya saat ini budaya keselamatan di jalan raya belum di miliki orang Indonesia, termasuk fenomena orang tua yang memberikan ijin anak di bawah umur mengendarai sepeda motor sendiri. Padahal faktanya 70 % mesin pembunuh di jalan raya adalah sepeda motor,” pungkas pria ramah ini.

Tag

Terpopuler

Terkini