mobilinanews.com (Jakarta) – Siapa kandidat Ketua Umum PP IMI dari kalangan muda selain Sadikin Aksa? Ada nama Dandy Rukmana. Pereli nasional itu digadang bisa seperti Hutomo Mandala Putra yang membawa swastanisasi dan profesionalitas IMI.
“Boleh jadi, Dandy ini dipersiapkan omnya, Tommy Soeharto untuk membangun otomotif Indonesia. Maka seperti dia diminta mengelola sirkuit Sentul Internasional itu pasti ada pesan tersendiri buat Dandy,” ujar seorang pejabat di Sentul yang tidak mau disebut namanya.
Dengan menempatkan putra sulung Siti Hardiyanti Rukmana ini di pucuk tertinggi organisasi olahraga bermotor Indonesia itu, merupakan pengkaderan juga. Apalagi secara tersirat, Tommy enggan ketika diminta kembali menjadi ketum IMI. Kalau Tommy kembali memimpin IMI dinilai langkah mundur.
“Mas Dandy saja yang jelas eksistensinya di dunia otomotif. Apalagi Sentul dia pegang juga. Saatnya Cendana bangkit deh. Daripada IMI dipegang orang yang tidak jelas komitmen dan kecintaannya kepada dunia otomotif,” ujar Riduan Tumenggung, mantan pebalap dan kreator sirkuit Skyland Musi Banyuasin, Sumsel kepada mobilinanews (23/4).
Menurut pengamatan Riduan, sejak SMP dan SMA, Dandy sudah eksis di ajang sprint rally, reli hingga balap mobil di Sentul. “Makanya saya ucapkan selamat dan sukses untuk Mas Dandy. Saatnya yang muda yang berkarya,” antusias Riduan tentang suami dari Indria itu.
Penggila otomotif yang juga kepercayaan Gubernur Sumsel Alex Nurdin ini melihat Dandy adalah profil ketua umum PP IMI idaman. Dia yakin di bawah preskom PT Ademax Indra Utama itu, akan banyak terobosan yang membuat dunia otomotif lebih kinclong.
“Kita nggak ragu lagilah kalau mas Dandy yang pegang PP IMI. Kita kembaliin masa jaya IMI, semasa mas Tommy Soeharto dan almarhum om Bob Nasution. Dan sebaiknya pengurus berlatar belakang mantan orang otomotif sejati, pinter organisasi dan borju, bukan numpang cari duit di IMI,” urai Riduan lagi.
Siapa setuju Dandy ketua IMI?