Kenapa Motor MotoGP Jadi Ceper Saat Start? Ini Rahasia Holeshot Device

Selasa, 16/09/2025 13:15 WIB | Ade Nugroho
Kenapa Motor MotoGP Jadi Cepen Saat Start? Ini Rahasia Holeshot Device
Kenapa Motor MotoGP Jadi Cepen Saat Start? Ini Rahasia Holeshot Device

Mobilinanews (Jakarta) - Kalau kamu sering menonton balapan MotoGP, pasti pernah memperhatikan satu hal unik. Motor-motor terlihat lebih rendah alias ceper saat start di grid sebelum lampu hijau menyala. Pertanyaannya, kenapa bisa begitu? Apakah sekadar gaya, atau ada teknologi khusus di baliknya?

Jawabannya: semua itu berkat holeshot device atau yang juga disebut ride-height device.

Kenapa Motor MotoGP Jadi Ceper Saat Start?

Holeshot device bekerja dengan cara menurunkan suspensi motor hingga posisinya lebih dekat ke aspal. Efeknya:

Pusat gravitasi motor lebih rendah.

Risiko wheelie (ban depan terangkat) berkurang drastis.

Traksi ban belakang lebih maksimal saat akselerasi keras.

Bayangkan, mesin MotoGP punya tenaga lebih dari 250 horsepower. Kalau tanpa kontrol, ban depan bisa terangkat begitu saja saat start. Dengan motor dibuat ceper, tenaga besar itu tersalurkan lebih baik ke ban belakang sehingga motor bisa melesat mulus dari garis start.

Inilah yang membuat start MotoGP jadi momen krusial—dengan teknologi ini, pembalap bisa langsung merebut posisi penting di tikungan pertama.

Kelebihan & Kekurangan Holeshot Device

Kelebihan

  • Akselerasi lebih stabil dan mulus saat start.

  • Membantu pembalap mengurangi wheelie.

  • Memberi keuntungan besar dalam perebutan posisi awal.

Kekurangan

  • Menambah berat dan kompleksitas teknis motor.

  • Risiko malfungsi tinggi, seperti yang pernah dialami Jack Miller.

  • Start jadi lebih rumit, bahkan dikritik oleh pembalap seperti Marc Marquez dan Fabio Quartararo.

  • Mengurangi momen dramatis wheelie yang dulu jadi tontonan seru.

  • Regulasi MotoGP mulai membatasi: sejak 2023 ride-height device di suspensi depan dilarang, dan pada 2027 holeshot device akan dihapus total.

Apa Itu Holeshot Device?

Secara sederhana, holeshot device adalah sistem mekanis-hidraulik yang mengatur tinggi rendahnya suspensi.

Cara kerjanya:

  1. Sebelum start, pembalap menekan tombol/tuas di setang.

  2. Suspensi dikunci dalam posisi rendah.

  3. Motor tampak ceper di grid start.

  4. Saat balapan dimulai, suspensi tetap terkunci hingga pengereman pertama.

  5. Setelah itu, sistem otomatis melepas kuncian, dan motor kembali normal.

Teknologi ini diadaptasi dari motocross, lalu pertama kali dibawa ke MotoGP oleh Ducati—dan kini hampir semua tim ikut menggunakannya.

FAQ: Kenapa Motor MotoGP Jadi Ceper Saat Start?

1. Kenapa motor MotoGP terlihat ceper saat start?
Karena menggunakan holeshot device yang menurunkan suspensi motor.

2. Apa tujuan motor dibuat ceper?
Untuk mengurangi wheelie dan memaksimalkan traksi ban belakang saat akselerasi awal.

3. Apakah semua tim MotoGP pakai teknologi ini?
Ya, hampir semua tim menggunakannya.

4. Apakah motor kembali normal setelah start?
Betul. Setelah melewati tikungan pertama, suspensi otomatis kembali ke posisi standar.

5. Apakah teknologi ini ada di motor jalanan?
Belum. Holeshot device masih eksklusif di MotoGP karena kompleksitas dan biaya yang sangat tinggi.