mobilinanews (Jakarta) - Untuk kesekian kalinya Marc Marquez berkunjung ke Indonesia sejak kunjungan pertama pada 2014. Kali ini istimewa karena pemilik 7 gelar MotoGP itu bersilaturahmi dengan Presiden RI Prabowo Subianto.
Presiden didampingi Menpora Erick Thohir dan dua pembalap Indonesia yang tengah bersinar yakni Mario Aji yang tengah manggung di Moto2 dan Veda Ega Pratama yang berkompetisi di kancah Red Bull Rookie Cup dan musim depan promosi ke kelas Moto3. Pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (30/09/2025) itu berlangsung santai. Presiden bahkan sempat menyapa MM93 dengan bahasa Spanyol dan dijawab joki Ducati itu dengan bahasa yang sama disertai tawa keduanya.
Pertemuan ini, kata Presiden, tidak sekadar silaturahmi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen Indonesia dalam mengembangkan sport tourism sekaligus melahirkan generasi baru pembalap Tanah Air.
Presiden pun menekankan pentingnya pengembangan sport tourism serta pembinaan atlet nasional.
"Ya, sport tourism harus ditingkatkan karena impact-nya tidak hanya untuk olahraga tapi juga ekonomi. Kita bisa lihat di Mandalika sekarang ekonomi impact-nya hampir Rp 4,8 triliun. Ini hal yang positif," ujar Erick yang tadinya Menteri BUMN yang membawahi ITDC dan MGPA yang menggawangi GP Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Dalam kesempatan itu Marquez mengutarakan rasa senangnya bisa kembali ke Indonesia , terlebih setelah memastikan gelar juara dunia 2025 beberapa hari lalu di GP Jepang.
"Ini balapan pertama saya setelah beberapa hari menjadi juara dunia. Saya tahu punya banyak penggemar di Indonesia dan pastinya saya akan menikmati balapan di Mandalika," ucap Marquez yang kini menyamai rekor 7 gelar kelas primer milik Valentino Rossi. (r)