MotoGP 2026 Catalunya: Marco Bezzecchi, "Saya yang Payah, Bukan Aprilia!"

Minggu, 17/05/2026 17:40 WIB | Rulin purba
Aprilia, perang internal di Catalunya. (Foto: motogp)
Aprilia, perang internal di Catalunya. (Foto: motogp)

mobilinanews (Spanyol) - Marco Bezzecchi baru saja sukses masuk 3 Besar tercepat sesi warm-up atau pemanasan jelang balap grand prix GP Catalunya di Sirkuit Barcelona, Spanyol.

Pembalap Aprilia itu kalah tipis dari Joan Mir (Honda) dan Fabio Quartararo (Yamaha).

Itu adalah pencapaian terbaik Bezzecchi sepanjang race weekend ini. Dan, hasil itu ia peroleh setelah mengevaluasi data balapnya sepanjang malam tadi bersama para teknisi RS-GP besutannya. Ia juga mengevaluasi dirinya sendiri di atas motor, saat meliuk di zona tikungan maupun gaspol di trek lurus.

Kesimpulannya?

"Yang payah saya sendiri, bukan Aprilia!" tegasnya pada media.

Ia tak menyalahkan motornya karena faktanya pembalap Trackhouse Aprilia Raul Hernandez punya kecepatan kompetitif.  Begitu pula kesepakatan Jorge Martin sebelum kecelakaan.

"Saya harus memperbaiki gaya balap saya di trek ini," imbuhnya.

Dan, dengan riding style baru itulah ia meraih hasil 3 Besar di sesi warm-up tadi dengan gap hanya 0,1 detik dari Mir dan Quartararo. 

Tapi, itu hanyalah hasil pemanasan. Hasil utama adalah pada race utama sebanyak 24 laps nanti malam fimana poin diperebutkan.

Ini krusial buat Bezzecchi. Hanya unggul 2 poin atas Martin di puncak klasemen, ia terancam dikudeta  oleh rekan setimnya itu. Kini Bezzecchi punya total poin 129 sementara Martin 127. Hanya dipisahkan 2 poin.

Genting, karena Martin akan start dari posisi grid ke-9 sedangkan Bezzecchi dari P12. Sisi lain, Martin tentu saja sedang percaya diri berkat suksesnya menjuarai sprint dan main race GP Prancis pekan lalu.

Menyikapi situasi itu Bezzecchi mengaku tidak terlalu memikirkannya. Yang ia pikirkan sejak tadi malam adalah bagaimana meningkatkan diri di atas motor.

"Saya kerja keras, mekanik kerahkan semua yang mereka miliki. Tentu saja pada balapan penentu nanti tetap perlu kerja keras. Saya berharap bisa mengawali start dengan baik, dan setelah itu kita lihat hasil akhirnya," kata pembalap binaan Valentino Rossi itu.

Soal setingan apa yang berubah pada sesi warm-up, yang membuatnya terceoat 3 Besar, ia hanya tertawa.

"Itu ada yang rahasia. Tak semua yang kami lakukan bisa saya ceritakan. Yang pasti saya yang payah dan harus berbenah."

Dan, mari menanti, apakah Bezzecchi masih jadi penguasa klasemen sementara atau dikudeta oleh Martin? (r)