Mobilinanews (Italia) - Setelah puluhan tahun absen, raksasa reli Italia, Lancia, secara resmi mengumumkan kembali ke kompetisi tingkat dunia, tepatnya FIA World Rally Championship (WRC) 2026.
Merek ikonik ini akan menggeber program WRC2 yang didukung penuh oleh pabrikan, berpusat pada mobil reli terbarunya yang sangat dinantikan yaitu Lancia Ypsilon Rally2 HF Integrale.
Kembalinya Lancia ke kancah reli dunia ini menandai keterlibatan pabrik pertama mereka dalam beberapa dekade dan merupakan hasil kolaborasi pengembangan intensif antara Lancia dan Stellantis Motorsport.

Para insinyur memanfaatkan pengalaman bertahun-tahun dalam program Rally2 dari Peugeot dan Citroen untuk menciptakan penantang baru untuk bersaing memperebutkan kemenangan WRC2 sejak debutnya di Rallye Monte-Carlo.
Ypsilon Rally2 HF Integrale menggabungkan cangkang bodi serba baru dengan distribusi bobot yang direvisi, aerodinamika terkini, serta konsep turbo dan anti-lag segar yang berasal dari kegiatan balap Stellantis yang lebih luas.
Di bawah kap mesinnya, ia menyimpan mesin 1.6 liter turbocharged yang bertenaga 287 hp. Tenaga buas ini disalurkan melalui girboks sekuensial SADEV lima percepatan, diferensial mekanis di depan dan belakang, dan peredam kejut Reiger yang dapat disetel tiga arah.
Kembalinya Lancia ini menjadi bagian dari tangga kompetisi terstruktur dari Stellantis Motorsport, duduk di atas Ypsilon Rally4 HF dan Ypsilon HF Racing di tingkat pemula.

Ketiga mobil ini akan tersedia melalui Stellantis Motorsport Racing Shop, dengan pengiriman pelanggan Rally2 pertama direncanakan untuk kuartal pertama tahun 2026 mendatang, mematuhi batasan biaya (cost-cap) FIA Rally2.
Melansir siaran resminya pada Kamis (20/11/2025), Lancia juga berjanji akan mendukung pembalap swasta dan tim pelanggan di seluruh WRC2, FIA European Rally Championship (ERC/Kejuaraan Reli Eropa), dan seri nasional utama di Italia, Prancis, Spanyol, dan Belgia.
Pengumuman pembalap penuh untuk musim 2026 akan menyusul, dengan ekspektasi bahwa Rally2 HF Integrale yang didukung pabrik akan berpartisipasi dalam setidaknya delapan putaran WRC.