mobilinanews (AS) - Dari dua sesi latihan awal GP Las Vegas pada Kamis (20/11) malam waktu lokal atau Jumat (21/11) WIB, driver McLaren menjadi pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 33,602 detik. Tapi, apakah catatan itu murni?
Norris sendiri ragu apakah itu catatan waktu sesungguhnya karena sesi FP2 yang menjadi rujukan sama sekali tak bisa digunakan sebagai data sebenarnya.
Pasalnya, sesi latihan ini dua kali terkena red flags. Salah satunya gara-gara penutup got di pinggir sirkuit jelang tikungan terakhir longgar.
Hampir 20 menit perbaikan sarana umum di jalan tengah kota Las Vegas itu. Takutnya lepas dan menghajar mobil pembalap seperti musim sebelumnya menimpa Carlos Sainz (Williams).
Jumlah putaran yang diperoleh semua pembalap pun terbatas. Norris, misalnya, hanya dapat latihan 13 laps dan dari jumlah itu hanya 2 laps yang ia gunakan khusus untuk mencari waktu tercepat.
"Pembalap lain juga alami hal sama. Saya belum terlalu yakin apakah catatan waktu mereka sudah seperti seharusnya. Meski begitu saya tetap senang ksrena setidaknya lebih baik dari waktu saya di FP1," kata Norris yang masuk Vegas sebagai pemimpin klasemen sementara F1 2025 dengan keunggulan 24 dan 49 poin atas Oscar Piastri yang sesama joki McLaren dan Max Verstappen (Red Bull Racing).
Di FP1, Charles Leclerc (Ferrari) jadi tercepat dengan waktu 1:34,802 sementara Norris di urutan 6 dengan gap 0,456 detik dari Leclerc.
Pada FP1 itu, Verstappen dan Piastri di P4 dan 8. Sedangkan di FP2, justru Leclerc turun ke P3 sementara Verstappen dan Piastri melorot ke P9 dan 14. Posisi kedua di anatar Norris dan Leclerc adalah driver muda Andrea Kimi Antonelli (Mercedes).
Ini juga jadi tanda tanya. Meski Kimi P2 dengan marjin tipis 0,029 detik belum bisa dianggap favorit untuk jadi penantang di sesi kualifikasi. Hal itu dikatakan driver senior Mercedes George Russell yang mendarat di P7. Alasannya sama, banyak pembalap yang belum sempat kerahkan kemampuan sesungguhnya lantaran keterbatasan waktu.
Meski di luar zona 3 Besar, Verstappen tetap jadi sorotan. Norris memperkirakan rival satu itu akan bangkit di sesi kualifikasi seperti sering terjadi. Ya, musim ini Verstappen acap meragukan di sesi latihan tetapi kemudian ganas di kualifikasi.
Hal lain yang membuat juara dunia asal Belanda itu adalah kompon ban saat meraih best lap-nya, yakni medium sedangkan Norris pakai ban lembut (soft tyre).
Dengan serangkaian fakta itu Norris menyimpulkan sesi perebutan pole position di tiga phase kualifikasi bakal sengit. Selain Verstappen, Mercedes pun bisa bikin kejutan. Terutama Kimi yang belakangan semakin menyatu dengan mobilnya.
"Tentu saja saya akan fight meraih pole position. Sama dengan pesaing kami," tandas Norris.
Sesi FP3 serta Q1, Q2, dan Q3 berlangsung pada Jumat (21/11) waktu AS atau pada Sabtu (22/11) waktu Indonesia. Bisakah Verstappen merapat ke garis depan?