mobilinanews (Jakarta) - Ford kembali mengeluarkan penarikan kembali pada tahun 2025, untuk memastikan pengguna unitnya tidak terganggu saat berkendara.
Melansir Carscoops, pabrikan asal Amerika ini menarik sejumlah besar mobilnya karena terkait masalah perbaikan fisik dan berbasis perangkat lunak.
Masalah penarikan kembali Ford bukan hanya besar, tetapi sekarang secara historis belum tertandingi dalam skalanya.
Tahun lalu, Ford mencetak rekor dengan 89 penarikan kembali (recall) dalam satu tahun kalender, melampaui rekor sebelumnya yaitu 77 yang dipegang oleh General Motors pada tahun 2014.
Pada tahun 2025, Ford dan merek saudaranya, Lincoln, mengeluarkan 153 penarikan kembali terpisah yang mengejutkan.
Secara keseluruhan, penarikan kembali tersebut berdampak pada 12.926.436 kendaraan di seluruh negeri.
Sebagai perbandingan, jumlah mobil yang direcall tersebut lebih banyak daripada gabungan sembilan produsen mobil lainnya, yang bersama-sama menarik kembali 12.902.842 kendaraan.
Secara rata-rata, angka-angka tersebut sama mengejutkannya, karena dari 153 penarikan kembali setara dengan sedikit lebih dari 0,4 per hari sepanjang tahun 2025.
Ini berarti, Ford menarik kembali sebuah mobil setidaknya sekali setiap dua setengah hari secara rata-rata. Artinya, setiap hari sepanjang tahun, rata-rata ada 35.414 mobil Ford masuk ke daftar penarikan kembali.
Kalkulasi yang lebih apik lagi menunjukan bahwa, sekitar 1.476 mobil ditarik Ford setiap jam atau 24,59 mobil ditambahkan ke daftar penarikan kembali Ford setiap menit di tahun 2025.
Secara rata-rata, angkanya juga sangat mencengangkan. Dengan 153 penarikan kembali sepanjang tahun 2025, Ford rata-rata melakukan satu penarikan kembali setiap 2,4 hari, atau sekitar 0,42 per hari.
Setiap hari sepanjang tahun, rata-rata ada 35.414 mobil Ford lagi yang ditambahkan ke daftar penarikan kembali. Itu sekitar 1.476 mobil setiap jam atau 24,6 mobil ditambahkan ke daftar penarikan kembali Ford setiap menit di tahun 2025.
Selanjutnya, Toyota berada di urutan kedua berdasarkan volume keseluruhan, dengan 15 kali penarikan kembali mobilnya. Jumlah kendaraan yang terpengaruh mencapai 3.223.256.
Selanjutnya, Stellantis (FCA, tanpa Maserati) menempati posisi ketiga dengan 53 penarikan kembali yang mencakup 2.776.952 kendaraan.
Lima besar dilengkapi oleh Honda dan Acura (21 penarikan kembali, 1.560.813 kendaraan) dan Hyundai dan Genesis, dengan melakukan 21 penarikan kembali, 1.078.212 kendaraan.