MotoGP 2026: Reformasi Mental Bertanding dan Merujuk Pada Valentino Rossi, Francesco Bagnaia Ingin Bikin Susah Hidup Marc Marquez

Kamis, 22/01/2026 22:53 WIB | Rulin purba
Francesco Bagnaia di atas Ducati Desmosedici GP26. (Foto: ducati)
Francesco Bagnaia di atas Ducati Desmosedici GP26. (Foto: ducati)

mobilinanews (Italia) - Usai libur bareng istri, Francesco Bagnaia merasa lebih tenang. Setelah menganalisa ulang penampilan buruknya tahun lalu, ia mengaku masuk musim 2026 dengan mentalitas dan pola pikir baru.

Ia benar-benar memulihkan diri sembari 'menonton' ulang dan menganalisis banyak aspek dari penampilan buruknya tahun lalu. Ia mengalami banyak kesulitan tahun lalu dan semuanya ia analisa dan kemudian sadar unfuk mereformasi mental bertandingnya pada musim 2026. Tahun lalu, katanya ia terlalu kritis pada diri sendiri. 

"Tahun lalu saya alami banyak kesulitan, tetapi saya ingin menang. Saat finish P3 atau kadang keempat, saya terlalu kritis (menghukum) diri sendiri. Itu yang saya harus ubah. Saat kesulitan maka Anda akan sulit menang. Jadi, walaupun tengah kesulitan maka yang hanya perlu dilakukan adalah tenang dan bekerja dengan lebih baik. Selalu ambil positifnya," katanya kepada beberapa media saat launching tim Lenovo Ducati lalu.

"Mentalitas bertanding seperti itu yang akan saya jalankan musim 2026."

Selama libur akhir tahun, Bagnaia juga banyak menghabiskan waktu latihan bersama sang mentor Valentino Rosai di camp Tavuila. Rupanya kebersamaan dengan The Doctor itu juga ikut mengubah pola pikir Bagnaia ke musim 2026. Lebih teguh secara mental. Rossi memberinya perspektif yang berharga.

"Vale dan Carlo (Casabianca, pelatih Bagnaia) adalah referensi saya. Mereka telah melewati berbagai macam situasi di masa lalu. Vale pernah mengalami momen-momen sangat sulit di masa lalu dan bangkit, Carlo bersamanya saat itu seperti Uccio (Salucci) saat ini," kata Bagnaia menyebut Salucci yang sahabat, tangan kanan dan saat ini menjadi Diraktur Tim Vr46 Ducati.

Kisah perjuangan Rossi untuk bangkit merasuk ke hati Bagnaia dan melecutnya dengan semangat dan tekad baru ke musim 2026. Akan kerja lebih keras lagi untuk beradaptasi dengan Desmosedici GP26.

Dikutip dari Autosport, Bagnaia pun mengungkap isi hati dan harapannya.

"Saya sudah banyak beruntung dalam hidup ini. Saat ini saya hanya ingin berjuang di kejuaraan dunia, tidak seperti tahun lalu. Saya menaruh potensi unruk membuat hidup Marc Marquez lebih sulit, tidak seperti tahun lalu," tegasnya.

Tahun lalu Marquez tampil sangat dominan di atas GP25 dan msraih gelar dunia dengan menyisakan 5 balapan. Sebaliknya dengan Bagnaia yang terpuruk di peringkat 5 klasemen akhir. (r)