mobilinanews (Spanyol) - Menjadi pembalap tercepat sepanjang Shakedown Test F1 2026 di Barcelona, Spanyol, membuat semangat tempur Lewis Hamilton bergejolak lagi dalam usia 41 tahun.
Ini memang baru dalam tahap tes pembukaan. Belum tes sesungguhnya di Bahrain bulan depan. Tapi, desain dan performa SF26 menurut juara dunia 7 kali itu telah mengembalikan beberapa titik keunggulan dalam driving style-nya. Terutama dalam zona pengereman keras dan saat berada di dalam tikungan.
Mencetak waktu 1 menit 16,348 detik, Hamilton kini jadi pembalap F1 tercepat di atas mobil 2026 berdasarkan regulasi baru. Ia melampaui catatan waktu George Russell (Mercedes, 1:16,445) dan rekan setimnya di Ferrari - Charles Leclerc dengan best time 1:16,653. Hanya mereka bertiga yang bisa bikin waktu di bawah 1 menit 17 detik.
Ada dua SF26 di 3 Besar setidaknya jadi indikasi awal kalau pasukan teknis di bawahTeam Principal Fred Vasseur sudah mampu beradaptasi dengan perubahan besar regulasi tahun ini. Baik perubahan postur mobil, karakter mesin, perbedaan bahan bakar maupun perangkat aerodinamika yang berubah total dibandingkan aturan lama musim 2022 sampai 2025.
Meski tercepat sementara, Vasseur belum bisa merasa puas karena pekerjaan masih banyak. Seperti ucapannya sebelum ini, Ferrari menyiapkan dua spesifikasi teknis SF26 jelang race pembuka di GP Australia pada Maret mendatang. Spek A digunakan pada shakedown tes Barcelona dan spek B diluncurkan dalam tes pra musim di Bahrain bulan depan.
Ia ogah menjelaskan perbedaan kedua spesifikasi itu. Namun beredar rumor kalau spesifikasi berbeda itu dilakukan karena masukan dan keinginan Hamilton dan Leclerc yang berbeda. Pada tes sesi kedua Bahrain nanti barulah Vasseur menetapkan spesifikasi final untuk digunakan masuk kompetisi.
Dengan selisih waktu yang sangat tipis saat ini sulit menebak apakah spek A di tes Barcelona ini dibangun dari feedback Hamilton atau Leclerc. Yang sudah terasa, keduanya menilai SF26 lebih mudah dikendalikan ketimbang pendahulunya SF25. Terlebih bagi Hamilton yang loyo sepanjang tahun lalu.
"Mobil ini sedikit lebih menyenangkan untuk dikendarai. Cenderung oversteer, responsif, dan mudah tergelincir, tetapi lebih mudah dikendalikan dan saya pasti akan mengatakan lebih menyenangkan," komentar Hamilton.
"Kami telah melakukan sesi evaluasi yang hebat. Semua orang benar-benar fokus, dan saya merasa ada mentalitas juara di setiap orang dalam tim ini, lebih dari sebelumnya," sambung joki asal Inggris itu, yang juga merasakan mentalitas yang sama di dalam kokpit SF26.
Ia menilai akhir pekan di akhir Januari ini benar-benar menyenangkan bagi dirinya pribadi maupun tim.
Tentu saja masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan Ferrari seperti halnya tim pesaing. Pada saat yang sama, tifosi Ferrari pasti tak sabar menunggu kinerja SF26 Spek B yang dijanjikan Vasseur di Bahrain. Apakah akan tetap bikin Hamilton bergairah dan menemukan lebih banyak kelebihannya sebagai driver senior di F1? (r)