mobilinanews (Jepang) - Pembalap muda Mercedes Andrea Kimi Antonelli akan start terdepan pada grand prix Jepang, Minggu (29/3) siang. Buka peluang menjadi pemimpin baru di klasemen kejuaraan.
Pembalap muda asal Italia itu jadi driver tercepat di phase kualifikasi Sabtu (28/3) dengan torehan waktu 1 menit 28,778 detik. Unggul 0,298 detik atas seniornya di tim Meecedes, George Russell. Lagi-lagi keduanya akan start bareng dari posisi front row.
Ini pole kedua bagi Kimi setelah pole perdana sepanjang karirnya pada GP China lalu, sekaligus mengukuhkan diri sebagai pembalap termuda F1 sepanjang sejarah dalam usia 19 tahun 202 hari.
Jika tak ada team order dari Mercedes, GP Jepang ini jadi kesempatan emas Kimi untuk mencetak sejarah lain sebagai pemimpin sementara kejuaraan F1. Ia hanya tertinggal 4 poin dari Russell di puncak klasemen. So, jika konsisten dengan kecepatan W17-nya maka besok siang ia akan jadi pemimpin sementara itu.
Tapi, dengan sikap merendah, anak muda yang baru ditinggal pacarnya itu mengaku tidak memikirkan hal itu namun akan coba berjuang untuk mewujudkannya.
Rsselll sendiri banyak mengeluh dengan performa mobilnya saat maaih melaju di lintasan. Ia melapor lewat radio kalau W17-nya mengalami oversteer parah dan minta tim mencari sebabnya.
Pembalap muda lainnya, Oscar Piastri (McLaren), akan menantang Mercedes dari P3. Bersebelahan dengan Charles Leclerc (Ferrari) di P4. Sementara 2 pemegang gelar juara F1, Lando Norris (McLaren) dan Lewis Hamilton (Ferrari) berada di baris tiga - P5 dan 6.
Dengan asumsi Mercedes akan kembaki finish 1-2 maka satunt tempat lagi di podium akan diperebutkan Piastri dan Leclerc. Norris maaih percaya diri unruk merebut podium, tapi tidak demikian dengan Hamilton.
"Melihat kecepatan mereka yang di depan, akan sangat berat untuk coba bertarung ke podoum," kata pemegang 7 gelar dunia itu yang baru tahun ini meraih podium perdana dengan Ferrari.
Tiga pembalap muda lainnya turut menarik perhatian dengan posisi start di 10 Besar. Mereka adalah Isack Hadjar (Red Bull/P8), Gabriel Bortoleto (Audi/P9) dan pembalap ruki Arvid Lindblad (Racing Bulls/P10).
Pemegang 4 gelar F1, Max Veratappen, alami pekan yang semakin sulit di Jepang setelah kesulitan sebelumnya di Australia dan China.
Ia gagal lulus dari Q2 menuju Q3 dan karena itu ia akan memulai balapan dari urutan 11.
"Mobil sangat sulit dikendalikan," ucap Verstappen sebenarnya saat ditanya sebab kegagalan.
Terakhir kali Verstappen gagal menembus kualifikasi Q3 terjadi pada GP Brasil 2024. Tapi, esok harinya, ia melesat bak roket dari baris tengah dan finish sebagai juara.
Tapi itu akan sulit diulang di Jepang Pertama karena di Brasil itu mobilnya memang mantap sepanjang tahun dan saat itu balapan dalam keadaan hujan.
Besok tak ada prediksi hujan di Suzuka dan performa RB22-nya yang merupakan buatan Red Bull sendiri bersama Ford terbilang belum berkembang. (r)