mobilinanews (Jakarta) – Bagi Anda yang sedang menikmati sisa libur Lebaran Idulfitri 1447 H di kampung halaman, bersiaplah. Prediksi gelombang arus balik menuju Jabodetabek akan segera dimulai. Mengacu pada data Kementerian Perhubungan, Selasa (24/3/2026) diprediksi menjadi titik awal lonjakan kendaraan dengan volume yang diperkirakan menembus angka 285.000 unit.
Lonjakan kedua diprediksi akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, 28-29 Maret 2026.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyarankan masyarakat untuk mengatur ulang jadwal kepulangan guna menghindari kemacetan total. Pilihan terbaik adalah kembali lebih awal pada hari ini, 23 Maret, atau memanfaatkan periode Work From Anywhere (WFA) pada 25-27 Maret mendatang.
Perjalanan jarak jauh di tengah volume kendaraan yang masif menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima. Selain memantau rekayasa lalu lintas seperti one way atau contraflow, Anda wajib menyimpan daftar kontak darurat. Dalam kondisi urgent di jalan tol atau jalur lintas provinsi, akses cepat ke nomor-nomor ini bisa menjadi pembeda antara masalah kecil dan fatal.
Berikut adalah direktori nomor telepon penting yang wajib ada di kontak ponsel Anda selama Arus Balik 2026:
Emergency Call Center: 112
Kepolisian: 110
NTMC Korlantas POLRI: 1500669
BNPB: 117
SAR (Search and Rescue): 115
Pemadam Kebakaran: 113
Ambulans: 118 / 119
Pusat Krisis Kemenkes RI: 0812-1212-319
BPJS Kesehatan: 1-500-400
Palang Merah Indonesia (PMI): 021-7992325
Jasa Marga (24 Jam): 14080
Layanan Informasi Jalan Tol: 0813-8006-8000
Kementerian Perhubungan: 151
Layanan Kereta Api (KAI): 121
Angkasa Pura: 172
ASDP Indonesia Ferry: 191 / 0811-102-1191
Jika kendaraan Anda mengalami kendala teknis atau kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan, hubungi layanan berikut:
Pertamina Delivery Service (BBM): 135
Toyota: 1500315
Honda: 08001446632
Suzuki: 08001100800
Mitsubishi: 081113011300
Hyundai: 08001878878
Daihatsu: 1500898
Nissan: 1500023
Wuling: 08001005050
BYD: 08001686868
BMW: 1500269
Mercedes-Benz: 1500050
Tips Tambahan: Pastikan saldo kartu tol (e-toll) terisi lebih dari cukup dan tangki bahan bakar selalu dalam kondisi aman sebelum memasuki titik kemacetan panjang.