Moto3 2026 AS: Mental Juara, Veda Ega Pratama Tebar Ancaman Serius bagi Tim Aspar!

Rabu, 25/03/2026 10:02 WIB | bagas
Veda Ega Pratama #9 (Foto: Red Bull)
Veda Ega Pratama #9 (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (AS) - Sirkuit COTA (Circuit of the Americas) di Austin, Amerika Serikat (AS), bersiap menjadi saksi bisu perjuangan sensasi baru dunia balap, Veda Ega Pratama

Memasuki putaran ketiga Moto3 musim 2026 yang akan digelar pada 27-29 Maret akhir pekan ini, mata dunia kini tertuju pada pemuda asal Indonesia tersebut.

Bukan tanpa alasan, Veda datang ke Negeri Paman Sam dengan membawa modal kepercayaan diri yang membumbung tinggi setelah mencetak sejarah besar pada seri sebelumnya di GP Brasil.

Keberhasilan Veda meraih podium ketiga di Brasil tidak hanya sekedar menambah koleksi trofi, tetapi juga memahat namanya sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu menaiki tangga podium di ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Sejak bendera start dikibarkan pada seri pembuka di Thailand, Veda telah menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pelengkap grid.

Debut impresifnya di musim perdana ini langsung memberikan tekanan psikologis bagi para pembalap veteran lainnya, membuktikan bahwa talenta "Wonderkid" dari Indonesia ini siap mengacak-acak dominasi pembalap Eropa.

Saat ini, Veda Ega Pratama mengukuhkan posisinya di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 27 poin. Persaingan di papan atas terbilang sangat sengit, di mana ia hanya terpaut tipis satu poin dari Marco Morelli yang berada di posisi kedua.

Meski masih berjarak 18 poin dari sang pemuncak klasemen, Maximo Quiles, konsistensi Veda dalam menempel barisan depan menjadi sinyal bahaya bagi tim CFMoto Gaviota Aspar yang saat ini menguasai dua posisi teratas.

Veda telah membuktikan bahwa ia memiliki kecepatan dan kecerdasan taktis untuk bersaing dengan grup terdepan. Mengenang kembali momen emosionalnya di Brasil, Veda mengungkapkan bahwa chemistry antara dirinya, motor, dan tim sedang berada dalam titik puncak.

Ia merasa sangat percaya diri sejak melakukan pengamatan lintasan hingga balapan berakhir. Meski merasa bangga dengan pencapaian terbesarnya sejauh ini, Veda tetap rendah hati dan sangat menghargai dukungan masif dari masyarakat Indonesia yang menjadi bahan bakar semangatnya di lintasan.

“Luar biasa! Saya sudah merasakan perasaan yang sangat baik sejak awal pekan balap. Tim melakukan pekerjaan yang sangat hebat dengan setelan motornya, sehingga semuanya berjalan sempurna,” ucap Veda usai finis di GP Brasil pekan lalu.

“Terima kasih banyak untuk seluruh masyarakat Indonesia atas semua dukungannya! Saya tidak menyangka bisa naik podium secepat ini, tapi sekarang saya tahu bahwa saya bisa bersaing dengan grup depan, jadi saya ingin hasil yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Bagi Veda, podium di Brasil hanyalah permulaan, karena targetnya kini adalah meraih hasil yang jauh lebih baik di setiap seri. Tantangan besar kini menanti di Austin.

Sebagai pembalap pendatang baru, COTA merupakan lintasan yang asing bagi Veda dengan karakteristik teknis yang sangat menantang, mulai dari tanjakan tajam di tikungan pertama hingga rangkaian tikungan beruntun yang menguras fisik.

Namun, dengan mentalitas juara yang ia tunjukkan, Veda siap menjalani proses belajar dengan cepat. Fokus utamanya akhir pekan ini adalah beradaptasi sesegera mungkin dengan tata letak sirkuit Amerika demi menjaga momentum positif dan terus menempel ketat perolehan poin Quiles dan Morelli di klasemen dunia.

“Saya bangga bisa meraih hasil ini (di GP Brasil) ini adalah pencapaian terbesar saya sejauh ini. Balapan berikutnya di Amerika akan menjadi sirkuit yang baru bagi saya, tapi saya akan terus belajar dan memberikan yang terbaik,” pungkas Veda.