Mobilinanews (Qatar) - Persaingan amat sengit mewarnai sesi kualifikasi putaran ke-20 ajang Moto3 2026 di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar. Para pembalap muda berbakat saling adu kecepatan demi mengamankan posisi start terdepan di laga balapan utama.
Pembalap Spanyol, Maximo Quiles dari tim CFMoto Gaviota Aspar Team, sukses meraih pole position usai mengukir waktu 2 menit 02,288 detik. Pembalap bernomor #28 ini tampil sangat dominan di bawah lampu sorot trek Lusail.
Di belakang Quiles, David Almansa merebut posisi kedua dengan selisih 0,155 detik. Sementara itu, Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo melengkapi barisan depan setelah finis posisi ketiga dalam kualifikasi sengit ini.
Lintasan lurus Sirkuit Lusail sepanjang 1.068 meter menjadi panggung utama pembuktian kecepatan maksimal mesin Honda. Eddie O`Shea melesat paling kencang 248,8 km/jam, disusul Veda Pratama dengan laju 245,4 km/jam.
Ya, sorotan utama pecinta balap Tanah Air tertuju pada sosok pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Membela Honda Team Asia, Veda tampil amat menjanjikan pada Q2 dengan mengamankan posisi ke-8 lewat waktu 2:03,238.

Torehan waktu diukir Veda Pratama hanya berselisih 0,950 detik dari Maximo Quiles sang perebut pole. Pembalap bernomor motor #9 ini pun berhasil mengungguli persaingan rival kuat seperti Scott Ogden dan Rico Salmela.
Meski berhasil menyegel posisi ke-8 secara catatan waktu kualifikasi, nasib kurang beruntung harus dialami Veda. Pembalap muda asal Indonesia ini dijatuhi sanksi penalti berupa penurunan 6 posisi grid dari steward.
Sanksi penalti tersebut dijatuhkan akibat pelanggaran yang dilakukan Veda Pratama ketika sesi latihan bebas pertama (FP1). Sang pembalap tertangkap kamera menyalip pembalap lain saat bendera kuning (yellow flag) berkibar.
Gara-gara sanksi tegas tersebut, Veda harus rela mengawali balapan resmi Moto3 Qatar 2026 dari grid ke-14. Tantangan amat berat kini berada tepat di depan mata pembalap muda bertalenta ini untuk merangsek masuk ke depan.
Kendati harus melakoni balapan dari grid ke-14, peluang Veda untuk meraih poin penting tetap terbuka lebar. Kecepatan serta ritme balap yang apik selama sesi latihan menjadi modal paling berharga bagi sang pembalap Honda.
Sirkuit Lusail yang memiliki panjang 5,38 kilometer terkenal menyajikan arena pertarungan slipstream yang ketat. Karakter unik lintasan ini kerap memberi keuntungan tersendiri bagi pembalap yang memulai balapan di tengah.

Strategi matang serta manuver cermat di tikungan awal bakal jadi kunci utama keberhasilan Veda Pratama. Melakukan proses start yang bersih akan sangat membantu dirinya melewati kepadatan rombongan pembalap pada lap pertama.
Kru teknis Honda Team Asia dipastikan telah menyiapkan racikan setelan motor terbaik agar Veda makin maksimal. Dukungan amat optimal dari tim tentu menambah kepercayaan diri sang pembalap dalam menghadapi pertarungan.
Dari barisan tengah grid, Veda akan memulai balapan tepat berada di depan beberapa pembalap tangguh dunia. Kondisi ini menuntut konsentrasi tinggi sejak awal agar ia tak terjebak dalam insiden kecelakaan grup belakang.
Dukungan masyarakat Indonesia mengalir deras bagi perjuangan Veda Ega Pratama pada kejuaraan dunia Moto3. Semangat juang pantang menyerah diharapkan mampu membawa sang pembalap finis di zona poin atau jajaran lima besar.
Jalan balapan Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Lusail dipastikan bakal berlangsung dramatis dan penuh kejutan. Aksi penampil comeback yang spektakuler dari Veda Pratama sangat dinantikan seluruh pecinta olahraga otomotif.