Gesits Datangi Menteri Perhubungan : Izin Produksi di Indonesia Beres Sebulan

Rabu, 07/12/2016 18:13 WIB
redaksi


Tim Gesits diterima Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Dapat izin produksi!
Tim Gesits diterima Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Dapat izin produksi!

motorinanews (Jakarta) – Keseriusan Institut Sepuluh November Surabaya (ITS) dan Garansindo dalam mengembangkan motor listrik nasional Gesits makin terlihat. Demi dapat restu memproduksi, mereka menemui Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Yang menyambangi sang menteri pun bukan sembarangan, melainkan sang rektor ITS, Joni Hermana. Bersama Chief Sales Direktor Garansindo, Harun Sjech mengunjungi kantor kementrian perhubungan, senin (5/12) kemarin. Termasuk dalam rombongan adalah ketua tim peneliti Gesits, Muhammad Nur Yuniarto. Mereka disambut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bersama beberapa jajaran Kemenhub.

Ada beberapa hal yang dibicarakan. Termasuk diantaranya peraturan perizinan, sertifikasi, strategi pemasaran, regulasi, serta prinsip. Pada pertemuan kali ini, Menteri Perhubungan meminta langsung kepada para jajaran Kemenhub yang hadir di pertemkuan itu untuk segera membantu masalah perijinan dan sertifikasi yang berkaitan dengan wewenang Kemenhub. Soal ini diperkirakan rampung sebulan saja. 

Menhub juga mengingatkan tim Gesits untuk tetap memfokuskan objektifitasnya. Terutama pada target pembeli dengan harga terjangkau. Tentunya, disertai konsep pemasaran yang mumpuni sebagai produksi Anak Bangsa. Soal teknisnya, Pak Menteri minta sistem pengisian batere dibuat mudah mudah. Supaya makin sejalan konsep ramah lingkungan dan murah.

"Hasil dari pertemuan ini membuktikan komitmen dan kepercayaan pemerintah Indonesia atas produk otomotif buatan lokal. Dukungan dari Kementrian Perhubungan memberikan motivasi dan semangat yang semakin tinggi. Tim Gesits akan fokus berinovasi dan menghasilkan produk otomotif nasional yang dapat dibanggakan. Semoga produk Gesits dapat mendorong industri otomotif Indonesia,” tukas Harun dalam siaran pers, Rabu (7/12)

Semoga dapat berkompetisi di pasar internasional, sebagai kendaraan listrik yang dapat mendukung lingkungan bersih dan pengurangan polusi. Aamiin! (Zhein)

Tag

Terpopuler

Terkini