mobilinanews (Spanyol) - Lima sesi sprint race hingga GP Spanyol pekan ini semuanya dimenangkan Marc Marquez. Semuanya tampak dengan mudah, nyaris tanpa perlawanan. Bikin balapan tak lagi menghibur.
Jika tak jatuh di GP AS ia juga bisa memenangkan 4 main race sejauh ini. Karena saat itu ia sudah unggul 2 detik dari rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia.
MM93 memang dominan. Selain karena Ducati Desmosedici memang sudah mumpuni, performa istimewa dirinya juga terbantu oleh kerja keras sampai detil terkecil, paham betul kelebihan dan kekurangan motor maupun dirinya.
Ini membuat wajar ia lebih baik dari 5 rider Ducati lainnya sengan jarak waktu yang jauh.
Pada sprint race GP Spanyol kemarin, hanya satu setengah lap Marquez dapat perlawanan dari Fabio Quartararo (Yamaha) yang menempati pole position. Tapi, setelah Quartararo terjatuh, Marquez melaju sendirian. Hanya dalam 12 laps ia unggul atas Alex Marquez (Gresini Ducati) 2 detik, dan 3 detik dengan Bagnaia. Benar-benar monoton, tak ada saling pepet apalagi saling menyalip. Balapan di baris depan sama sekali tak menghibur. Bikin mengantuk pembalap di depan televisi yang siaran langsung.
Mengapa monoton?
"Itu bukan salah saya. Tanyakan itu kepada lawan-lawan saya. Mereka yang harus bertanggungjawab dan mngkhawatirkan hal itu," kata pemegang 6 gelar dunia itu kepada outlet GPone.
Sebagai pembalap, kata Marquez, ia sama dengan pembalap lainnya yakni berjuang untuk menang. Sebagai manusia ia pun punya kelebihan dan kekurangan. Ia menang karena memang ia perjuangkan sejak masa persiapan balap.
Intinya, Marquez tampak menang mudah karena rivalnya tidak memberikan perlawanan dan itu sesungguhnya hal yang tidak diharapkannya.
"Saya selalu berusaha jadi pemenang. Menang itu menyenangkan. Tapi, jika menang lewat sebuah pertarungan sengit maka itu akan lebih menyenangkan."
Pada main race Minggu (27/4) pukul 19.00 WIB nanti, Marquez juga favorit juara. Ia mengawali balapan dari baris pertama bersama Quartararo sebagai pple sitter dan Bagnaia di grid ketiga.
"Kemarin di sprint race Fabio mengawali balapan dengan keras. Bagus buat fans jika balapan berlangsung seperti ini," katanya.
Dan, seperti bagaimana seharusnya pembalap, Marquez akan selalu berjuang mencari kemenangan. Tanpa harus memikirkan apakah ia menghibur penonton atau tidak. Tapi, jika ada pembalap yang bisa fight dengannya maka itulah yang akan menghibur penonton.
"Mereka (lawannya) harus mencoba untuk membuat saya kesulitan. Kemarin Fabio dengan Yamaha sempat mengejutkan saya. Kejuaraan ini perlu pembalap seperti dirinya. Saya harap rider dari pabrikan lain juga bisa bersaing. Karena pada akhirnya itulah yang membuat kejuaraan ini semakin bagus buat fans," imbuhnya.
Dan, pada race nanti malam, Marquez sudah berancang-ancang selepas start akan berusaha secepat mungkin menjadi pemimpin lintasan.
"Saya pikir Alex (start P4) bakal fight ketat dengan Pecco (Bagnaia) dan mungkin juga bersama Fabio." (r)