MotoGP 2025 Belanda: Yamaha dan Fabio Quartararo Tercepat. Marc Marquez Terjengkang dan Kalah Dari Francesco Bagnaia

Jum'at, 27/06/2025 22:45 WIB
Rulin purba


Yamaha M1 bersama Fabio Quartararo,  sementara tercepat di Assen. (Foto: bikesport)
Yamaha M1 bersama Fabio Quartararo, sementara tercepat di Assen. (Foto: bikesport)

mobilinanews (Belanda) - Yamaha bersama Fabio Quartararo kembali bersinar. Rider Prancis juara dunia 2021 itu tercepat di sesi Practice GP Belanda, Sirkuit Assen, Jumat (27/6).

Mencatat waktu 1:31,156 detik, Quartararo memimpin 10 pembalap yang lolos otomatis ke sesi kualifikasi Q2. Ini membuka peluang Quartararo kembali mencetak pole position seperti 3 episode sebelumnya.

Tapi, untuk meraih kemenangan di ajang sprint race maupun main race tentu saja menjadi tanda tanya dan penantian menarik. Pasalnya, sejauh ini pole miliknya gagal dikonversi menjadi kemenangan.

Marc Marquez (Ducati) langsung bikin heboh di penampilan perdananya di Assen bersama tim pabrikan Ducati. Ia terjengkang di FP1 meski masih bisa menjadi pembalap tercepat. Ia tak cidera meski usai terjatuh seperti kesakitan pada tangan kirinya.

Di sesi Practice penampilan Marquez sepertinya mulai cari aman. Tak ingin ambil resiko, yang penting lolos ke Q2.

Seperti di Mugello, Italia, pekan lalu, Assen bukanlah trek favorit juara dunia MotoGP 6 kali itu. Sejak main di kelas primer pada 2013, ia baru dua kali menang di Assen. Jadi, seperti di Mugello, target Marquez adalah meraih poin seketat mungkin dari Alex Marquez (Gresini Ducati) yang juga adik sendiri sekaligus lawan terdekat dalam perburuan gelar 2025.

"Jika ada peluang menang tentu akan saya perjuangkan. Tapi, kalau tidak, saya tak akan memaksakan diri. Hanya menjaga posisi agar tidak terlalu banyak kehilangan poin dengan Alex," katanya, dan prinsip sama ia bawa ke Assen.

Entah karena kecelakaan di FP1 atau faktor lain, Marquez menutup sesi Practice di urutan 6. Kalah dengan rekan setimnya, Francesco Bagnaia,  di posisi kelima.

Alex sendiri berada di urutan 2 tercepat dengan selisih waktu 0,102 detik dengan Quartararo. 

Berada di peringkat 3 dan 4 adalah Pedro Acosta (KTM) dan Marco Bezzecchi (Aprilia). Artinya 3 pembalap pabrikan berbeda berada di grup 4 Besar. Yang menjanjikan pertempuran seru di kualifikasi, dan berharap juga akan terjadi pada balapan sesungguhnya.

Tentu saja, Marquez sama sekali tak bisa diabaikan meski katanya tak ingin ambil resiko. Di Mugello, misalnya, ia tetap saja tampil ganas, dominan, dan memenangkan dua sesi balapan dengan mudah.

Bagi Yamaha dan Quartararo,  Assen adalah kesempatan besar untuk unjuk diri. Pasalnya, sirkuit itu sepanjang sejarahnya di MotoGP dianggap paling klop dengan karakter Yamaha M1. Terutama di era Valentino Rossi, dengan bukti legenda Italia itu mencatatkan rekor 8 kemenangan di Assen.

Empat pembalap lain yang lolos langsung ke Q2 adalah Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati), Maverick Vinales (KTM Tech3), Franco Morbidelli (VR46 Ducati) dan Johann Zarco (LCR Honda). (r)

Tag

Terpopuler

Terkini