Mobilinanews (Austria) - Seri putaran ke-13 MotoGP 2025 yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Austria menjadi momen comeback yang gemilang bagi pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli.
Setelah absen akibat cedera, Morbidelli langsung tampil impresif pada sesi latihan bebas hari Jumat kemarin, dan sukses mengamankan posisi ketujuh dan satu tempat langsung di babak kualifikasi 2 (Q2).
Kembalinya Morbidelli ke lintasan setelah cedera bahu kiri tak menunjukkan kendala berarti. Sejak sesi Latihan Bebas 1 (FP1), pembalap asal Italia itu sudah menunjukkan performa solid dengan finis di posisi kelima.

Franco Morbidelli #21 (Foto: VR46 Racing Team)
Perasaannya dengan motor Ducati Desmosedici GP terlihat pulih sepenuhnya, dan pada sesi Latihan (Practice), ia berhasil mencatatkan waktu 1:28.696 yang membawanya ke posisi ketujuh secara keseluruhan.
"Senang bisa kembali! Ini hari yang sangat positif. Pagi tadi saya langsung tahu tidak ada masalah pada bahu. Ini artinya kami melakukan pekerjaan luar biasa selama liburan musim panas," ujar Morbidelli dengan antusias, Sabtu (16/8/2025).
"Sedikit demi sedikit, kami terus meningkat. Sore ini kami sangat kuat dengan ban dalam mode balapan. Saya berharap lebih di time attack, tapi kami akan coba lebih baik lagi besok," sambung rider bernomor #21 itu.
Hari Sulit untuk Fabio Di Giannantonio
Sementara itu, rekan setimnya, Fabio Di Giannantonio, menghadapi hari yang lebih menantang yang kesulitan menemukan ritme terbaiknya, sehingga hanya mampu finis di posisi ke-15 dengan catatan waktu 1:29.058.
"Saya berharap hasil yang lebih baik. Kami sudah melakukan beberapa perubahan ke arah yang benar, tapi sayangnya itu tidak cukup untuk masuk ke Q2," terangnya setelah finis dengan selisih tipis sekitar dua persepuluh detik dari posisi 10 besar.

Fabio Di Giannantonio #49 (Foto: VR46 Racing Team)
"Di sesi latihan, saya sempat melakukan putaran bagus di time attack pertama, tapi bagian belakang motor saya tergelincir. Di time attack kedua, terlalu banyak pembalap di lintasan, jadi saya tidak bisa menyelesaikan putaran cepat," tutur Di Giannantonio.
Akibat hasil ini, Di Giannantonio harus berjuang melalui Kualifikasi 1 (Q1) pada hari Sabtu. Meski begitu, ia tetap optimis. "Kami akan terus bekerja dan besok kami akan mencoba bangkit untuk lebih dekat ke posisi terdepan," tutupnya.
Hasil ini menunjukkan kontras yang menarik di kubu Pertamina Enduro VR46 Racing. Morbidelli membuktikan kerja kerasnya selama masa pemulihan membuahkan hasil, sementara Di Giannantonio memiliki pekerjaan untuk menemukan kecepatan optimalnya.