mobilinanews (Australia) - Untuk kali kelima tahun ini Fabio Quartararo membawa Yamaha YZR-M1 meraih pole position. Empat sebelumnya tanpa kemenangan. Yang kelima?
Quartararo dan Yamaha nyaris tak percaya dengan pole itu karena selama ini mereka buruk di GP Australia, Philip Island.
Dan, juara dunia 2021 itu percaya kecepatannya disebabkan oleh ban berkompon medium yang ia gunakan. Karena itu di balapan sprint ia kembali gunakan ban itu meski para insinyur Yamaha menyarankan pakai ban berkompon keras.
Akibatnya bikin kesal dirinya sendiri. Dengan mudah satu per satu pembalap menyalipnya sejak lap pertama. M1-nya kekurangan grip. Pole-nya sama sekali tak berguna karena akhirnya hanya finish ke-7.
"Itu sepenuhnya kesalahan saya. Sudah tepat tim menyarankan ban keras. Kami beberapa kali tak punya kecepatan tapi tidak tahu penyebabnya. Kali ini tak ada yang misterius, itu salah saya," katanya.
Belajar dari kesalahan tersebut, Quartararo merasa on fire menuju balap utama pada Minggu (19/10) siang waktu Australia atau pagi pukul 10.00 WIB. Apalagi pembalap tuan rumah Jack Miller (Pramac Yamaha) bisa membuktikan M1 bisa diajak tarung ke zona podium, bukan karena semangat yang didorong para penonton tuan rumah tetapi karena M1 memang kencang di Philip Island.
Miller yang start dari front row bersama Quartararo dan Marco Bezzecchi sempat terlibat duel panjang dan menarik melawan Alex Marquez (Gresini Ducati) Pedro Acosta ((KTM) dan Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati). Sayang Miller gagal naik podium, hanya finish P4 karena di bagian akhir balapan kalah dari Acosta..
Fakta itu membuka mata Quartararo. Jika tak salah memilih ban, sepertinya M1 bisa ia ajak fight berebut podium bahkan mungkin saja bersaing merebut gelar juara.
"Kemi hanya perlu belajar dari kesalahan saat sprint. Perlu menganalisis semua data tentang ban. Ini akan sangat penting pada sesi Minggu," imbuh pembalap asal Prancis itu.
Tetap menjadi pole sitter dalam race besok, peluang Quartararo tak hanya merebut satu tempat di podium. Ia bahkan punya kans menjadi juara, antara lain karena Bezzecchi akan kena hukuman dua long lap penalty. Hal sama berlaku buat Miller sang local hero yang semangatnya berlipat karena didukung oleh istri dan anaknya, keluarga, tetangga dan fans di seantero sirkuit Philip Island.
Maka kali ini, pole kali kelima, bisa jadi akan tibanya keberhasilan perdana Quartararo untuk meraih gelar juara atau minimal podium. (r)