Royal Enfield Factory Custom Program Motor Bisa Dipesan Sesuai Selera Bukan Sekedar Modif Biasa

Senin, 10/11/2025 12:35 WIB
Ade Nugroho


Royal Enfield Factory Custom Program Motor Bisa Dipesan Sesuai Selera Bukan Sekedar Modif Biasa
Royal Enfield Factory Custom Program Motor Bisa Dipesan Sesuai Selera Bukan Sekedar Modif Biasa

Mobilinanews.com (Jakarta) - Bagi para penggemar Royal Enfield, kabar menarik datang dari India. Pabrikan legendaris asal Chennai ini resmi memperkenalkan Factory Custom Program, sebuah layanan eksklusif yang memungkinkan konsumen memesan motor sesuai selera pribadi langsung dari pabrikan  bukan sekadar modifikasi aftermarket seperti biasanya.

Royal Enfield memang dikenal sebagai merek motor dengan karakter klasik dan mudah dimodifikasi. Hampir semua modelnya, mulai dari Classic 350, Meteor, hingga Interceptor 650, punya basis desain yang fleksibel dan mudah dipersonalisasi. Namun kini, lewat program Factory Custom, pabrikan mengambil langkah lebih jauh: membuka peluang bagi konsumen untuk memesan motor dengan sentuhan personal sejak keluar dari jalur produksi.

Bisa Ubah Warna, Jok, hingga Badge

Melalui program ini, pembeli bisa memilih beragam opsi personalisasi, mulai dari warna bodi dan rangka, jenis pelapis jok, desain grafis bodi, hingga badge atau emblem eksklusif yang menandai motor mereka sebagai unit custom langsung dari pabrik.

Artinya, motor yang dipesan tidak hanya berbeda dari sisi tampilan, tapi juga punya nilai eksklusivitas tinggi, karena setiap unit akan memiliki identitas unik sesuai keinginan pemiliknya.

Namun, menurut laporan dari laman resmi Royal Enfield India, program ini masih bersifat terbatas dan dalam tahap uji coba. Jumlah produksinya pun tidak banyak  hanya sejumlah kecil unit untuk menguji respons pasar dan kesiapan sistem produksi.

Tantangan untuk Hadir di Indonesia

Lalu bagaimana dengan konsumen Indonesia? Apakah mereka juga bisa ikut menikmati program ini?

Menjawab hal itu, Anindya Dwiasti, Regional Marketing Manager Asia Pacific Royal Enfield, mengungkapkan bahwa program Factory Custom saat ini masih bersifat eksperimental dan belum bisa diterapkan secara global, termasuk di Indonesia.

“Kalau misal kita mau custom seperti itu, indennya pasti lama. Itu juga enggak dibuka terus-menerus, enggak bisa terlalu banyak,” ujar Anindya saat ditemui di Bogor, Kamis (30/10/2025).

Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar ada pada kapasitas produksi dan sistem distribusi global, karena setiap unit yang dipesan lewat Factory Custom akan diproduksi secara individual. Hal ini tentu memerlukan waktu lebih lama dan pengaturan logistik yang lebih kompleks dibanding produksi massal biasa.

Antusiasme Konsumen Indonesia

Meski begitu, pihak Royal Enfield optimistis bahwa jika program ini benar-benar hadir di Tanah Air, antusiasme konsumen Indonesia akan sangat tinggi.

“Kalau dari kita sih, pasti konsumen Indonesia akan menyambut positif kalau misalkan bisa seperti itu,” jelas Anindya.
Menurutnya, banyak pemilik Royal Enfield di Indonesia yang menyukai motor dengan karakter personal dan tidak pasaran. Dengan program ini, mereka bisa memiliki motor yang berbeda satu sama lain, tanpa harus melakukan modifikasi besar setelah pembelian.

Langkah Menuju Personalisasi Premium

Program Royal Enfield Factory Custom ini sejalan dengan tren global industri otomotif, di mana personalisasi menjadi nilai jual utama. Banyak merek motor dan mobil kini menawarkan opsi “build to order” atau “factory personalization”, di mana pembeli bisa menentukan detail desain sebelum unit dirakit.

Jika diterapkan secara luas, langkah ini akan semakin memperkuat citra Royal Enfield sebagai merek yang tidak hanya menjual motor klasik, tetapi juga pengalaman berkendara yang sangat personal.

Bagi para penggemar motor bergaya klasik dengan sentuhan individual, Royal Enfield Factory Custom bisa menjadi wujud mimpi memiliki motor yang benar-benar ‘satu-satunya di dunia’ — dibuat langsung oleh pabrik, tapi sesuai dengan selera pribadi sang pemilik.

Tag

Terpopuler

Terkini