mobilinanews (Qatar) - Oscar Piastri memasuki GP Qatar pekan ini masih dengan harapan masih berada dalam perebutan gelar juara dunia F1 2025. Ia sadar apa yang harus dilakukan.
Sejak awal hingga pertengahan musim 2025, Piastri solid di puncak klasemen. Ia unggul 34 angka dari rekan setimnya di McLaren. Juga unggul telak 94 angka dari juara dunia bertahan, Max Verstappen (Red Bull Racing).
Tapi, setelah 7 race terakhir tanpa kemenangan, situasi berbalik drastis. Norris balik unggul 24 poin, sedangkan dengan Veratappeen kini sama-sama memiliki total poin 366. Artinya, surplus 94 poin itu lenyap hanya dalam 7 race weekend.
Menurut Piastri ada dua faktor yang membuatnya banyak kehilangan poin belakangan ini, internal dan eksternal.
Faktor internal, katanya, ia sendiri banyak melakukan kesalahan dan bertanding tidak seperti gaya balap sebelumnya yang super agresif.
"Saya harus beberes, bersihkan semua itu," tegas Piastri yang dinilai pengamat juga terganggu (meski tidak ia akui) oleh isu bahwa McLaren lebih mengutamakan Norris (Inggris) menjadi juara dunia ketimbang dirinya, karena itu sikap tim bisa jadi masuk katagori faktor internal yang ia maksudkan.
Faktor eksternal, katanya, situasi balapan yang entah kenapa belakangan ia sangat sulit mengembangkan kecepatan untuk menyalip lawan.
"Hanya ketika berada pada udara bersih (tidak diasapi mobil di depannya) kecepatan sangat baik. Terkadang Anda hanya perlu tertawa saja ketika tak ada yang bisa dilakukan pada situasi tertentu. Ada hal-hal lain yang di luar kontrol saya," ujarnya, seolah mengatakan karakter mobilnya kini berbeda dengan mobil Norris, sekaligus memperkuat dugaan 'pilih kasih' tadi oleh timnya.
"Saya pikir kombinasi keduanya (faktor internal dan eksternal) yang menjadi sebab hasil belakangan ini. Itu yang harus saya bereskan."
Kalah 24 poin dari Norris tak ada jalan lain bagi Piastri selain mengalahkan Norris di Qatar. Hanya jika finish di depan rekannya itu peluang masih terbuka di seri terakhir, GP Abu Dhabi.
Target awal Piastri adalah meraih pole atau setidaknya front row dalam sesi kualifikasi. Dengan begitu maka udara bersih yang ia butuhkan bisa diperoleh jika bisa pertahankan baris depan sepanjang balapan.
Bakal seru dan menegangkan jika ia dan Norris akan start bareng dari baris depan sebagaimana beberapa kali terjadi musim ini. Setelah itu, lihat bagaimana selanjutnya! (r)