Dakar 2026 Etape 12: Taktik Brilian Ricky Brabec, Selangkah Lagi Rengkuh Gelar Juara Dunia

Jum'at, 16/01/2026 21:51 WIB
bagas


Ricky Brabec #9 (Foto: HRC)
Ricky Brabec #9 (Foto: HRC)

Mobilinanews (Arab Saudi) - Drama di padang pasir Arab Saudi mencapai puncaknya pada etape ke-12 Reli Dakar 2026 kategori RallyGP yang menghubungkan Al Henakiyah menuju Yanbu.

Dalam rute sepanjang total 720 kilometer tersebut, dunia menyaksikan bagaimana sebuah taktik balap yang matang mampu mengalahkan kecepatan murni.

Ricky Brabec, andalan dari tim Monster Energy Honda, berhasil mengeksekusi rencana besarnya dengan sempurna untuk mengamankan posisi terdepan di klasemen umum sekaligus mendekatkan diri pada gelar juara ketiganya.

Sehari sebelumnya, Brabec secara sengaja melepaskan keunggulan waktu kepada rival terdekatnya, Luciano Benavides dari tim Red Bull KTM. Langkah yang bagi sebagian orang terlihat berisiko ini ternyata merupakan perhitungan teknis yang brilian.

Dengan memulai balapan enam menit di belakang Benavides pada pagi hari, Brabec memanfaatkan jejak rivalnya untuk melaju dengan kecepatan penuh tanpa harus terbebani tugas menavigasi jalur yang masih perawan.

Ricky Brabec #9 (Foto: HRC)

Selisih 23 detik yang sempat ia miliki di klasemen umum seketika sirna begitu ia memacu motor Hondanya melintasi medan teknis menuju Yanbu. Penampilan Brabec di etape ini layaknya seorang maestro yang sedang mempertunjukkan kebolehannya.

Dengan penguasaan teknis yang luar biasa, ia tidak hanya menutup selisih waktu yang ada, tetapi juga memperlebar jarak secara signifikan. Kemenangan etape ini membuat keunggulannya atas Benavides kini membengkak menjadi 3 menit 43 detik.

Keberhasilan ini membuat banyak pihak mulai menyebut rute di sekitar Yanbu sebagai "Brabec Boulevard", sebuah penghormatan atas dominasi mutlak yang ia tunjukkan sebelum panggung terakhir besok.

"Saya tidak tahu apakah strateginya memang sebagus itu. Saya merasa dalam kondisi baik dan bisa memacu motor sepanjang hari, tetapi Luciano (Benavides) membalap dengan sangat hebat,” ungkap Brabec usai finis dalam siaran Dakar, Jumat (16/1/2026).

“Hari ini sangat berat. Saya mencoba sepanjang hari untuk mengejar waktu. Saya sudah memberikan yang terbaik, tetapi dia berhasil menyusul para pembalap terdepan dengan cepat dan mampu mendapatkan bonus waktu sejak awal,” tambahnya.

“Kita masih punya satu hari lagi. Katanya besok akan `mudah`, dan jika saya membuka jalan dan melakukan tugas dengan baik, saya seharusnya bisa mendapatkan bonus waktu sekitar satu setengah menit, jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti,” jelas Brabec.

Di sisi lain, Luciano Benavides kini menghadapi tantangan yang hampir mustahil. Meskipun sejarah mencatat kakaknya, Kevin Benavides, pernah melakukan pembalikan keadaan yang ajaib pada tahun 2023, situasinya saat ini jauh berbeda.

Dengan hanya tersisa 105 kilometer pada etape final besok, Luciano harus mengejar ketertinggalan lebih dari tiga menit. Tugas ini semakin berat karena Brabec akan mendapatkan bonus pembuka jalan yang bisa mencapai satu menit lebih.

Kecuali Benavides mampu memacu motor KTM-nya dengan kecepatan supersonik dan berharap pada keajaiban. Pasalnya, posisi Ricky Brabec di puncak klasemen tampak sulit tergoyahkan dan berada diatas angin.

Luciano Benavides #77 Red Bull KTM (Foto: KTM)

“Etape ini tidak mudah untuk dibuka, jadi saya kehilangan sedikit waktu, tetapi saya senang karena telah memberikan 100 persen. Kami akan menjaga harapan tetap hidup sampai kilometer terakhir, meskipun pastinya akan sangat sulit,” ucap Benavides.

“Hari ini adalah etape yang berat, tapi mari kita lihat besok. Ada banyak debu dan navigasinya tidak mudah. Medannya sangat berbatu dan ada juga beberapa bukit pasir yang lunak, dan di bukit pasir seperti itu, Anda akan kehilangan waktu,” sambungnya.

Sementara itu, dinamika di papan tengah juga mengalami pergeseran. Para pembalap Honda lainnya, Skyler Howes dan Adrien Van Beveren yang bertugas membuka jalur di pagi hari memilih untuk memberikan ruang bagi para kandidat juara untuk bertarung di depan.

Meski kehilangan waktu cukup banyak, Howes justru berhasil naik ke posisi keempat dalam klasemen umum. Ia diuntungkan oleh penurunan performa Daniel Sanders yang sedang berjuang melawan cedera bahu.

Kendati demikian, pertempuran di Yanbu ini menjadi bukti bahwa dalam reli paling ganas di dunia ini alias Reli Dakar, kecerdasan mengatur strategi sama krusialnya dengan keberanian untuk memutar gas secara maksimal.

Berikut Daftar 10 Besar Pemenang Reli Dakar 2026 Etape 12 Kategori RallyGP:

  1. Ricky Brabec - Monster Energy Honda HRC
  2. Luciano Benavides - Red Bull KTM Factory Racing
  3. Tosha Schareina - Monster Energy Honda HRC
  4. Adrien Van Beveren - Monster Energy Honda HRC
  5. Ross Branch - Hero Motorsports
  6. Mason Klein - Hoto Factory Racing
  7. Skyler Howes - Monster Energy Honda HRC
  8. Edgar Canet - Red Bull KTM Factory Racing
  9. Bradley Cox - Sherco Rally Factory
  10. Ignacio Cornejo - Hero Motorsport Rally

Daftar 5 Besar Klasemen Sementara Kategori Reli Dakar 2026 Kategori RallyGP Usai Etape 12:

  1.  Ricky Brabec - Monster Energy Honda HRC - 48:08:12
  2. Luciano Benavides - Red Bull KTM Factory Racing (+03:20)
  3. Tosha Schareina - Monster Energy Honda HRC (+27:51)
  4. Skyler Howes - Monster Energy Honda HRC (+58:21)
  5. Daniel Sanders - Red Bull KTM Factory Racing (+58:31)

Tag

Terpopuler

Terkini