F1 2026 Australia: Gelagat Buruk Aston Martin. AMR26 Terancam DNF, Bahkan Berpotensi Merusak Syaraf Tangan Fernando Alonso dan Lance Stroll

Kamis, 05/03/2026 21:59 WIB
Rulin purba


AMR26 saat tes Bahrain, belum siap masuk Australia. (Foto: hondaglobal)
AMR26 saat tes Bahrain, belum siap masuk Australia. (Foto: hondaglobal)

mobilinanews (Australia) - Tak siap di tes pra musim,  kini jelas Aston Martin juga tak siap memulai race pembuka di GP Australia,  6-8 Maret. Resiko kerusakan syaraf permanen menanti duet pembalap Fernando Alonso dan Lance Stroll.

Pernyataan itu datang dari sang guru desain mobil F1 Adrian Newey. Karya perdananya di Aston Martin, AMR26,  salah satu yang antusias dinanti penggemar F1. Tapi, apa mau dikata, sasis yang sudah dibangun Newey ternyata belum bersinerji sesuai harapan dengan Honda sebagai pemasok mesin.

Bicara kepada media di Sirkuit Albert Park, Kamis (5/3), Newey blak-balakan menyebut  kemungkinan besar mereka tidak akan dapat menyelesaikan raceday GP Australia pada Minggu nanti tanpa para pembalapnya berisiko mengalami kerusakan saraf permanen pada tangannya.

 Newey, perancang mobil F1 hebat yang akan menjalani balapan pertamanya sebagai salah satu pemegang saham sekaligus Team Principal Aston Martin, menilai unit daya Honda menyebabkan getaran hebat pada mobil yang dapat merusak syaraf tangan para pembalapnya karena harus menahan getaran yang demikian kuat. Keduanya kemungkinan besar tidak akan mampu menoleransi situasi itu meskipun hanya untuk setengah dari jarak balapan 58 lap.

"Karena itu jumlah putaran waktu akan sangat dibatasi sampai solusi ditemukan. Getaran itu (yang ditransmisikan dari unit daya Honda) ke sasis menyebabkan beberapa masalah,” katanya.

Ia menjabarkan masalah yang terjadi saat tes, misalnya kaca spion lepas dari mobil, lampu belakang lepas dan beberapa kasus lain.

"Tetapi masalah yang jauh lebih signifikan adalah getaran itu ysng pada akhirnya ditransmisikan ke jari-jari pengemudi. Fernando merasa bahwa ia tidak akan dapat melakukan lebih dari 25 lap berturut-turut sebelumberisiko mengalami kerusakan saraf permanen di tangannya. Lance bahkan merasa tidak dapat melakukan lebih dari 15 lap sebelum ambang batas itu."

“Kami harus sangat membatasi jumlah lap  dalam balapan sampai kami dapat mengatasi sumber getaran dan solusi  untuk memperbaiki getaran pada sumbernya.”

 Terlepas dari daftar masalah yang panjang itu, Newey mengatakan AMR26 memiliki potensi luar biasa saat F1 memulai era regulasi baru. Ia mengklaim bahwa sasis mereka   adalah yang terbaik kelima di F1 setelah tim-tim papan atas yang diperkirakan akan mendominasi seperti Mercedes, Ferrari, McLaren, dan Red Bull.

Setelah program pengembangan yang agresif nantinya, ia pptimis AMR26 akan memiliki potensi untuk bersaing di barisan depan pada suatu saat di musim 2026.

Meski Newey cenderung pesimis, dalam kesempatan terpisah Alonso tetap optimis menyongsong sesi latihan  Jumat (6/8).Ia yakin perbaikan pada mobil dapat memberikan prospek yang lebih cerah.

“Semuanya memang masih bergetar,” kata driver senior yang juara dunia F1 2005 dan 2006 itu.

Sejak (uji coba pramusim di) Bahrain, kata Alonso, ada beberapa uji coba yang dilakukan dan beberapa solusi telah diterapkan pada mobil yang disiapkan ke GP Australia.

"Saya justru penasaran untuk melihat apa yang terjadi besok dan apakah kami bisa meningkatkan performa," ucap Alonso yang untuk tahap saat ini berpikir sesi per sesi sebelum memikirkan race sesungguhnya berdurasi 58 laps nanti.

Pada Jumat esok ada dua sesi latihan. Disusul 1 latihan dan babak kualifikasi pada Sabtu. Dari proses panjang itulah nanti bisa terlihat semakin jelas apakah kekhawatiran Newey pada raceday benar-benar menakutkan atau tidak. (r)

Tag

Terpopuler

Terkini