Ada Kelas Baru! Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Tambah Kategori Junior Sport 250 U-18

Jum'at, 13/03/2026 13:40 WIB
bagas


Kejurnas Mandalika Racing Series 2026 (Foto: MGPA)
Kejurnas Mandalika Racing Series 2026 (Foto: MGPA)

Mobilinanews (Jakarta) - Jakarta menjadi saksi dimulainya babak baru kompetisi balap motor paling bergengsi di tanah air dengan diluncurkannya Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, kejuaraan nasional (Kejurnas) ini semakin mengukuhkan posisinya bukan sekadar balapan biasa, melainkan pondasi utama dalam ekosistem pembinaan atlet balap Indonesia menuju panggung dunia.

Aspal panas Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok tetap menjadi arena tunggal yang akan menguji ketangkasan para pembalap dalam lima putaran penuh sepanjang musim ini.

Eksistensi MRS sejak 2023 telah membuahkan hasil nyata yang kini mulai dipetik oleh Indonesia di kancah internasional. Momentum peluncuran musim 2026 ini bertepatan dengan deretan prestasi fenomenal rider tanah air.

Deretan prestasi itu seperti halnya keberhasilan Aldi Satya Mahendra mengamankan podium di World Supersport (WorldSSP) 2026 seri Australia, hingga penampilan debut Veda Ega Pratama yang memukau di Moto3 2026 Thailand.

Kesuksesan mereka menjadi bukti otentik bahwa kompetisi domestik dengan standar regulasi yang ketat merupakan kunci utama dalam melahirkan pembalap yang siap bertarung di level tertinggi.

Tahun ini, peta persaingan akan semakin berwarna dengan hadirnya kelas-kelas baru. Selain mempertahankan kategori utama seperti National Junior Sport 150 U-15, Sport 150, Sport 250, hingga National Supersport 600, kini hadir kelas Junior Sport 250 U-18.

Penambahan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menjembatani transisi pembalap ke motor 250cc, sebuah spesifikasi yang menjadi standar umum dalam berbagai ajang balap internasional saat ini.

Ketegasan regulasi yang mengacu pada standar IMI dan FIM menjadi poin krusial yang terus ditekankan pihak penyelenggara yang meyakini bahwa kedisiplinan terhadap aturan dan aspek keselamatan adalah elemen yang membentuk mentalitas juara.

“Dari kualitas kompetisi yang baik akan lahir pembalap yang berkualitas, baik dari sisi peningkatan skill maupun kemampuan beradaptasi dengan regulasi internasional,” ungkap Eddy Saputra, Chairman PRIDE Motorsport, mengutip siaran resminya, Jumat (13/3/2026).

“Pembukaan kelas Junior Sport 250 U-18 menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang agar Mandalika Racing Series dapat terus menjadi gerbang utama menuju kejuaraan dunia,” sambung Eddy.

Senada dengan visi tersebut, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria turut melihat bahwa MRS sebagai aset berharga bagi sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut.

Baginya, konsistensi penyelenggaraan event yang berkualitas sejak tahun 2023 telah menciptakan dampak domino yang positif, tidak hanya bagi prestasi atlet tetapi juga bagi daya tarik sirkuit bagi para pemangku kepentingan.

“Menjadi kebanggaan bagi kami di MGPA karena Mandalika Racing Series telah berkontribusi dalam perjalanan karier pembalap Indonesia sejak 2023 dan kini memasuki musim keempat,” terangnya di kesempatan yang sama.

“Kami berharap pelaksanaan musim 2026 dapat berjalan sukses dan semakin banyak stakeholder, termasuk sponsor, yang turut mendukung pengembangannya,” pungkas Priandhi Satria.

Adapun jadwal Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 telah ditetapkan untuk digelar dalam lima putaran sepanjang tahun. Setiap putaran akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit dengan rincian sebagai berikut:

  • Round 1: 24–26 April 2026
  • Round 2: 19–21 Juni 2026
  • Round 3: 7–9 Agustus 2026
  • Round 4: 18–20 September 2026
  • Round 5: 6–8 November 2026

Dengan peluncuran resmi ini, musim 2026 diprediksi akan menjadi babak paling kompetitif dalam sejarah MRS. Harapan besar kini tertuju pada aspal Lombok, dimana keringat dan ambisi para pembalap muda akan ditempa menjadi prestasi yang membanggakan bangsa.

Melalui konsistensi penyelenggaraan dan standar kompetisi yang terus meningkat, ajang ini menjadi sebuah investasi jangka panjang untuk memastikan bendera Merah Putih terus berkibar di podium-podium tertinggi kejuaraan dunia di masa depan.

Tag

Terpopuler

Terkini