Terinspirasi Bagger World Cup, Bos Hogers Indonesia Bakal Gelar Kejurnas Balap Harley-Davidson?

Senin, 20/04/2026 10:23 WIB
bagas


Bagger World Cup (Foto: Harley-Davidson)
Bagger World Cup (Foto: Harley-Davidson)

Mobilinanews (Jakarta) - Dunia balap motor internasional kini tengah menaruh perhatian besar pada fenomena Bagger World Cup yang telah menjadi bagian dari ekosistem kejuaraan balap paling bergengsi di dunia yakni, MotoGP.

Kejuaraan Bagger ini bukan sekadar ajang adu kecepatan biasa, melainkan kompetisi kelas dunia yang menampilkan motor-motor jenis touring Harley-Davidson dan Indian yang dimodifikasi secara ekstrem untuk melahap lintasan sirkuit.

Kehadiran tim balap asal Indonesia yakni Niti Racing dalam ajang ini menjadi tonggak sejarah baru yang patut dibanggakan. Dengan dukungan mekanik lokal dan pembalap berbakat seperti Dimas Ekky Pratama membuktikan bahwa talenta otomotif tanah air mampu bersaing di kancah internasional.

Menanggapi pencapaian ini, Yudi Djaja selaku Direktur Hogers Indonesia, salah satu komunitas pengguna Harley-Davidson terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

"Kami dari Hogers Indonesia sangat bangga dan mengapresiasi keberanian serta dedikasi tim Indonesia yang berhasil menembus Bagger World Cup,” ucapnya kepada Mobilinanews di sela peluncuran Hogers Indonesia Motorsport di Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Yudi Djaja, Direktur Hogers Indonesia (kanan) (Foto: mobilinanews)

“Ini adalah salah satu kejuaraan balap motor Harley-Davidson paling bergengsi secara global. Melihat ada kita (Indonesia) di ekosistem MotoGP melalui kelas Bagger adalah sebuah kehormatan bagi seluruh pecinta otomotif di Indonesia,” sambungnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan sebuah lompatan besar bagi industri roda dua tanah air. Namun, kekaguman Yudi tidak berhenti pada sekadar apresiasi. Keberhasilan tim Indonesia di panggung dunia seolah menyalakan percikan semangat baru dalam dirinya.

Ia mengaku mulai serius mempertimbangkan untuk membawa Hogers Indonesia ke level yang lebih kompetitif dengan membentuk tim balap sendiri yang khusus dipersiapkan untuk berlaga di Bagger World Cup di masa mendatang.

“Melihat mereka beraksi di lintasan internasional, jujur saja muncul semacam benih semangat dalam diri saya. Sebagai wadah komunitas Harley-Davidson yang memiliki basis anggota sangat besar, saya merasa seolah terpanggil,” ungkapnya.

“Ada pemikiran seperti ‘Masa kita gak bisa sih, kayaknya kita bisa untuk ikut kesana (sebagai kontestan). Apalagi, kita memiliki sumber daya dan antusiasme yang sangat besar untuk bisa membentuk tim balap yang kompetitif,” tutur Yudi.

Ambisi Yudi Djaja ternyata melampaui pembentukan tim balap. Seiring dengan tingginya minat anggota komunitas terhadap aspek performa, ia mulai merancang rencana untuk menggelar kejuaraan nasional (kejurnas) balap motor besar di Indonesia.

Langkah ini diambil bukan hanya untuk memfasilitasi para anggota Hogers yang gemar memacu kecepatan tinggi secara legal, tetapi juga sebagai bentuk komitmen nyata dalam memajukan industri motorsport nasional.

Ilustras Hogers Indonesia Drag Race of National Event (Hi-Drone) (Foto: Hogers Indonesia)

"Bahkan kami juga ingin membangun pondasinya di dalam negeri. Saya berencana menginisiasi sebuah kejurnas yang menjadi wadah bagi para penggemar kecepatan Harley-Davidson di Indonesia,” tambahnya.

Langkah ini bukanlah hal yang mustahil bagi Hogers Indonesia. Selama ini, mereka telah dikenal luas sebagai promotor kawakan melalui ajang balap lurus bertajuk Hogers Indonesia Drag Race of National Event (Hi-Drone).

Event tersebut selalu sukses menyedot ribuan peserta dan penonton, membuktikan bahwa Hogers Indonesia memiliki kapabilitas mumpuni dalam menyelenggarakan ajang balap dengan skala yang lebih besar.

Dengan demikian, semua rencana ini akan terus dimatangkan seiring dengan respons dari para anggota dan pecinta otomotif di tanah air. Hogers Indonesia tampak serius untuk merealisasikannya, membawa nama Indonesia semakin harum di jagat balap motor dunia.

"Melalui pengalaman kami menggelar Hi-Drone yang peminatnya selalu membludak, kami optimis transisi ke balap sirkuit ini akan disambut luar biasa. Kita lihat nanti ya, kalau memang antusiasnya sangat tinggi, kami siap untuk merealisasikannya,” pungkas Yudi.

Tag

Terpopuler

Terkini