Sebelum anda keluar, cari tahu dulu :
mobilinanews (Jakarta) - Persaingan di panggung kendaraan listrik (electric vehicle/EV) premium global kembali memanas. Kolaborasi strategis antara raksasa teknologi Huawei dan produsen otomotif Chery melalui sub-brand premium mereka, Luxeed, sukses mencuri perhatian publik.
Berdasarkan dokumen terbaru yang dirilis oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok, Luxeed siap meluncurkan SUV terbaru mereka yang diberi kode Luxeed RX. Membawa konsep Fashion Utility Vehicle (FUV), mobil ini tidak hanya menawarkan performa buas dan teknologi mutakhir, tetapi juga memicu perdebatan panas karena guratan desainnya yang dinilai sangat mirip dengan super-SUV legendaris, Ferrari Purosangue.
Secara visual, Luxeed RX memancarkan aura sporty yang sangat kuat. Fasia depan mengadopsi grille tertutup khas EV modern yang dipadukan dengan lampu utama berbentuk huruf `L` yang tajam serta bumper agresif dengan tiga saluran udara.
Siluet bodi yang rendah serta penggunaan diffuser belakang berukuran besar membuat proporsi mobil ini tampak padat dan aerodinamis. Karakter inilah yang langsung mengingatkan para pengamat otomotif pada Ferrari Purosangue.
Di atas kertas, Luxeed RX memiliki dimensi yang cukup masif untuk menjamin kenyamanan kabin dan stabilitas tinggi:
Panjang: 5.020 mm
Lebar: 2.007 mm
Tinggi: 1.585 mm
Wheelbase: 3.000 mm
Daya tarik desain ini dibumbui oleh kontroversi internal. Petinggi Luxeed sebelumnya sempat mengklaim telah merekrut mantan kepala desainer Ferrari untuk memimpin proyek ini. Namun, klaim tersebut langsung dipertanyakan oleh pihak Ferrari. Mengingat posisi kepala desainer di pabrikan Maranello tersebut dikenal sangat stabil selama bertahun-tahun, spekulasi dan keraguan netizen pun berkembang liar di jagat maya.
Di balik kulitnya yang eksotis, Luxeed RX menyimpan opsi dapur pacu yang sangat bertenaga. Huawei dan Chery menyediakan dua varian sistem penggerak untuk mengakomodasi kebutuhan performa konsumen premium:
| Varian Penggerak | Output Motor Listrik | Total Tenaga (kW / HP) |
| Single Motor (Penggerak Roda Belakang/Satu Motor) | 277 kW | 277 kW / ±372 HP |
| Dual Motor (Penggerak Semua Roda/AWD) | 160 kW (Depan) + 277 kW (Belakang) | 437 kW / ±587 HP |
Dengan output menyentuh 587 HP pada varian tertinggi, Luxeed RX diproyeksikan menjadi salah satu SUV listrik paling bertenaga di kelasnya, siap memberikan akselerasi instan yang menjambak.
Sebagai SUV yang lahir dari raksasa teknologi, Luxeed RX dibekali dengan empat sensor LiDAR generasi terbaru. Sensor ini terintegrasi langsung dengan sistem bantuan mengemudi pintar (Advanced Driver Assistance Systems/ADAS) yang dikembangkan oleh Huawei, menawarkan kemampuan swakemudi (autonomous driving) tingkat tinggi yang lebih akurat dan aman.
Dari sisi manufaktur, Chery juga menerapkan teknologi pengecoran cetakan kontrol termal elektromagnetik. Inovasi mutakhir ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi produksi secara signifikan sekaligus memperkokoh kualitas serta rigiditas struktur rangka kendaraan.
Luxeed RX dijadwalkan untuk melakoni debut resminya pada musim gugur tahun ini. Kehadiran FUV ini mengemban misi penting: mendongkrak kembali grafik penjualan Luxeed yang sempat mengalami tren penurunan dalam beberapa bulan terakhir jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Dengan mengombinasikan estetika ala supercar Eropa, ekosistem teknologi canggih dari Huawei, dan ketangguhan manufaktur Chery, Luxeed RX memiliki modal yang lebih dari cukup untuk menjadi penantang serius bagi dominasi SUV listrik premium global saat ini. Apakah strategi ini berhasil memikat para konglomerat modern? Kita tunggu peluncuran resminya.