motorinanews - Melihat antusias pasar terhadap motor listrik Gesits (Garasindo Electric Scooter ITS) yang merupakan rakitan dalam negeri, rupanya bisa membuat peluncuran motor ini secara resmi jadi dipercepat.
Ditambah dengan adanya partner kerja sama baru antara Garansindo grup dengan dua universitas UGM dan UNS. Awalnya Garansindo hanya bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan berencana baru akan melepas ke publik di awal tahun 2018 dengan harga sekitar Rp 15 jutaan.
Kini dengan adanya kerja sama baru dengan dua universitas tersebut, ditambah pengakuan Garasindo yang memiliki pesanan ribuan unit dari instansi telekomunikasi, bisa saja produksi Gesits jadi dipercepat dari rencana sebelumnya.
"Mungkin saja, tapi kalau bisa ada dukungan pemerintah dalam hal regulasi. Kalau pemerintah all out dari sisi regulasi mungkin saja terjadi," ujar CEO Garansindo Muhammad Al Abdullah.
Dari sumber yang dihimpun motornina, Garasindo berharap dukungan pemerintah seharusnya juga tidak hanya dalam bentuk regulasi atau insentif, minimal perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut andil dengan cara menggunakan motor bertenaga baterai ini.
"Enggak perlu banyak-banyak lah, 10 persen saja cukup. Misalnya BUMN tadi punya 10 motor, ya cukup 2 unit saja motor listrik, itu sudah cukup," tutup Muhammad. (text : Tgr)