motorinanews - Selain untuk keselamatan, posisi berkendara dengan benar memliki manfaat yang cukup bagus salah satunya tidak mudah lelah. Untuk itu nantinya para
pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman dengan mengendarai motor harus memperhatikan beberapa tips berikut ini.
Berikut tips posisi berkendara motor yang benar dikutip dari fanpage Facebook Yamaha Racing Academy.
1. Gunakan pandangan yang luas.
Tehnik ini sangat penting, karena dengan pandangan yang luas maka kita akan bisa menganalisa bahaya di jalan. Dapat membaca gerak gerik pengendara lain. Pandangan yang luas harus bisa mengcover objek depan samping dan belakang. Untuk area belakang dengan cara menggunakan spion atau menengok. Akan tetapi jika menengok wajib perhatikan keamanan area depan. Selain itu pandangan yang luas akan menambah keseimbangan badan saat berkendara.
2. Bahu harus rileks.
Dengan bahu yang rileks pengendara akan lebih santai dan tidak mudah capek. Posisi tangan sedikit menyiku dengan posisi tangan yang seperti ini kita akan lebih mudah manuver saat berkendara. Motor akan terasa lebih mudah dihandling. Selain itu dengan posisi tangan yang seperti ini tidak mudah pegal dan lelah.
4. Memegang stang dengan rileks.
Stang jangan dipegang terlalu keras. Jika kita memegang stang terlalu keras maka badan dan tangan kita akan kaku dan jauh dari kata rileks. Dengan badan yang kaku maka motor akan terasa susah diajak bermanuver dan kita akan cepat lelah.
5. Posisi duduk ditengah/center.
Karena motor rodanya 2 maka membutuhkan keseimbangan. Dengan posisi duduk ditengah maka kita tidak perlu menambah energi untuk menyeimbangkan motor tersebut.
6. Lutut mengapit tanki untuk type sport/pangkal paha mengapit jok untuk tipe bebek/atau matik.
Dengan lutut mengapit tanki atau jok. Maka kaki kita akan tetap seperti itu dan dapat menambah keseimbangan. Jika kaki kita mengangkang maka keseimbangan motor akan berkurang. Dan disaat berbelok dalam berkendara sehari hari tehnik knee down itu tidak diperlukan. Karena tehnik knee down digunakan untuk tehnik racing sirkuit bukan tehnik safety riding berkendara dijalan raya.
7. Posisi kaki menghadap kedepan.
Karena jika posisi kaki tidak menghadap kedepan maka lutut tidak akan maksimal saat mengapit tangki. Akan tetapi tehnik ini perlu digaris bawahi untuk kaki berpijak hanya di footstep. Bukan di pedal rem atau pedal gear. Pedal rem digunakan hanya saat mengerem saja dan pedal gear juga saat untuk perpindahan gear saja.
Semoga bermanfaat, jangan lupa gunakan perlengkapan riding ya. (text : Tgr)