motorinanews - Perlahan namun pasti, perkembangan teknologi kendaraan bermotor saat ini telah berkembang pesat. Salah satu inovasi teknologi terbaru yang telah digunakan pabrikan motor saat ini adalah teknologi injeksi (14/6).
Seperti yang kita ketahui bersama, sistem injeksi ini mulai diperkenalkan sekitar tahun 2005 dan langsung mendapatkan di hati para penggemar otomotif. Sistem ini adalah pengembangan dari teknik yang masih menggunakan karburator dimana teknologi tersebut dinilai masih banyak kekurangannya.
Injeksi itu sendiri adalah sebuah metode pencampuran udara dengan bahan bakar dalam kendaraan bermotor supaya menghasilkan pembakaran sempurna. Dan sistem injeksi dalam teknologi ini memerlukan yang namanya Injektor dimana alat ini bertugas mensuplai campuran bahan bakar dengan udara.
Sistem Injeksi pada motor memang memiliki banyak keunggulan, tapi juga memiliki beberapa kekurangan. Lantas apa saja kelebihan dan kekurangan pada sistem injeksi, mari kita simak ulasannya.
Dari cara kerjanya, sistem injeksi pada kendaraan bermotor ada beberapa keunggulan yang diperoleh antara lain :
1. Efisiensi BBM atau dengan kata Lain lebih Hemat BBM.
Pada sistem karburator tidak semua bahan bakar yang masuk tidak semuanya bisa terbakar, sehingga terbuang percuma. Sedangkan pada sistem injeksi semua bahan bakar akan terbakar sempurna sehingga tidak ada yang terbuang.
2. Emisi Gas Buang Yang lebih rendah.
Dengan bahan bakar yang terbakar sempurna semuanya maka emisi gas buang juga akan menjadi rendah.
3. Tenaga Mesin lebih besar
Karena semua bahan bakar terbakar semua otomatis tenaga mesin menjadi lebih besar. Selain itu konstruksi injektor tepat berada pada intake manifold sehingga pencampuran bahan bakar lebih homogen dan pembakaran yang dihasilkan lebih sempurna.
4. Lebih Mudah Perawatan
Karena bersifat elektrik, maka perawatan mesin berinjeksi relatif lebih mudah, karena tidak perlu bongkar karburator saat melakukan servis rutin, hanya perlu menyetel lewat alat khusus.
Untuk kekurangan sistem injeksi antara lain :
1. Harus melakukan service ke bengkel resmi
Untuk di beberapa daerah, para pengguna motor injeksi agak kesulitan untuk menservice karena harus membawa motor tersebut ke bengkel resmi atau khusus. Karena motor injeksi tidak bisa sembarangan dibongkar pasang seperti motor dengan karburator pada umumnya.
2. Harga Spare part sedikit lebih mahal
Sepeda motor injeksi relatif lebih mahal dibanding motor dengan sistem karburator terutama untuk motor jenis matik.
3. Sensitif masalah kelistrikan
Masalah kelistrikan di motor injeksi lebih sering terjadi karena hampir seluruh sistem motor diatur secara komputerisasi oelh sensor-sensor yang terdapat pada mesin motor.
Sebagai kesimpulan bahwa motor dengan menggunakan mesin bersistem injeksi akan sangat mudah dalam perawatan dan memiliki kelebihan yaitu efisiensi bahan bakar dan hasil tenaga yang lebih besar. Namun disisi lain tetap memiliki kekurangan dari biaya spare part yang mahal serta rawan terhadap resiko kerusakan alat elektroniknya yang tergolong masih sangat jarang ditemukan di toko onderdil biasa. (text : Kholis)