mobilinanews (Spanyol) - Legenda hidup MotoGP, Marc Marquez, mulai mengaspal dengan tim pabrikan Ducati pada tes resmi di Sirkuit Barcelona, Spanyol, Selasa (19/11). Ia menjajal Desmosedici GP24 dan GP25 untuk kali pertama.
Tapi, yang jadi perhatian saat ini bukan kira-kira bagaimana performa Marquez setekah semusim terakhir menggeber motor 'tua' edisi Desmosedici GP23 bersama tim satelit Gresini Ducati.
Topik yang mencuat justru masalah yang menanti. Yakni, soal sponsor pribadi Marquez yang bentrokan dengan sponsor resmi tim pabrikan Ducati. Tadinya bersama Gresini masalah ini tak jadi persoalan.
Beda dengan skuad pabrikan Lenovo Ducati. Setidaknya ada sponsor besar yang selama ini menopang keuangan Marquez sulit dibawa ke garasi Lenovo Ducati. Yakni brand Red Bull dan Samsung yang selama ini setia jadi personal sponsor sang juara dunia MotoGP 6 kali itu.
Kedua brand raksasa itu tak mungkin ikut MM93 ke Ducati. Tak lain karena tim Borno Panigale ini sudah terikat kontrak dengan Monster Energy, produsen minuman energi yang notabene saingan utama Red Bull. Begitu pula Samsung yang langsung bentrok dengan Lenovo selaku sponsor utama Ducati.
Dikutip dari crash.net, belum jelas livery seperti apa yang akan digunakan Marquez dalam tes resmi ini. Baik pada motor maupun pada helm dan baju balapnya. Ada kemungkinan Marquez bakal tampil polos dalam arti tanpa embel-embel sponsor pribadinya ataupun sponsor resmi Ducati. Tentu jika para sponsor masing-masing tidak keberatan.
Bisa juga alternatif lain. Yakni ia dan motornya akan didandani dengan livery tersendiri, hanya menempelkan logo sponsor yang sifatnya netral seperti Michelin dan beberapa lainnya.
Itu masalah yang bisa jadi rumit karena Marquez sudah sangat lengket dengan sponsor pribadinya, terutama Red Bull yang bukan hanya mendukungnya tetapi juga menopang karir sang adik, Alex Marquez, sejak keduanya masih berlaga di level yunior.
Meski begitu Team Manager Lenovo Ducati mengesankan diri hal itu bukan masalah krusial, terutama untuk sesi tes ini.
"Ini hanya tes. Kami tak berharap banyak selain membangun kerjasama satu sama lain. Anda hanya perlu bekerja. Siapa pun yang tercepat pada tes ini sama sekali tak menentukan gelar dunia tahun depan," kata Tardozzi lewat wawancara eksklusif dengan crash.net.
Jika menurut Tardozzi tak ada masalah dalam tes ini, bagaimana untuk tahap berikutnya karena Marquez sudah ikat kontrak dua tahun dengan Lenovo Ducati. Masa iya Red Bull dan Monster Energy serta Samsung dan Lenovo bisa bersanding di livery Marquez? (rn)