Mobilinanews (Ceko) - Pertarungan sengit kembali tersaji dalam lanjutan kejuaraan FIM World Supersport (WorldSSP) 2026 putaran kelima yang berlangsung di sirkuit Autodrom Most, Ceko, akhir pekan ini.
Balapan sepanjang 19 putaran dengan total jarak mencapai 80,028 kilometer ini dipenuhi oleh drama tikungan, kecelakaan, hingga penalti yang mengubah peta persaingan di barisan depan.
Di tengah tingginya tensi balapan dalam kondisi lintasan kering bersuhu 29 derajat Celcius tersebut, pembalap muda berbakat asal Indonesia, Aldi Satya Mahendra, sukses mencuri perhatian lewat penampilan impresifnya yang solid.
Memulai balapan dari posisi start ke-8 di grid, Aldi Satya Mahendra yang berkompetisi di bawah bendera AS Blu Cru Racing Team langsung menunjukkan performa agresif sejak lampu start padam mengendarai motor Yamaha YZF-R9 miliknya.

Sepanjang balapan, Aldi memperlihatkan kematangan serta ketenangan yang luar biasa saat melakukan aksi saling susul, bahkan ia sempat tercatat memimpin balapan selama satu putaran di sirkuit sepanjang 4,212 kilometer tersebut.
Aldi Satya Mahendra terus menempel ketat rombongan terdepan dan mencatatkan waktu putaran terbaik pribadinya di angka 1 menit 34,381 detik dengan kecepatan puncak menyentuh 264,6 km/jam.
Ketangguhannya teruji saat ia harus bersaing ketat dengan mantan pembalap Moto2, Matteo Ferrari dari tim WRP Racing. Melalui duel sengit hingga garis finis, Aldi berhasil mengamankan posisi P4 dengan total waktu selisih 2,835 detik dari sang pemenang.
Keunggulan pembalap kelahiran Bantul, Yogyakarta ini terbukti sangat tipis karena ia sukses menahan gempuran Matteo Ferrari yang finis tepat di belakangnya di posisi kelima (P5) dengan margin hanya 0,020 detik.
Podium tertinggi Race 2 kali ini berhasil direbut oleh pembalap Prancis, Valentin Debise dari tim Eastroc ZXMoto Evan Bros Factory, yang menunggangi motor ZXMoto B20RR setelah menyelesaikan balapan dengan total waktu 30 menit 04,119 detik.

Debise memenangkan balapan dramatis ini secara dramatis dengan keunggulan super tipis, yakni hanya 0,056 detik dari pembalap Turki, Can Oncu, yang harus puas berada di tempat kedua bersama tim Pata Yamaha Ten Kate Racing.
Sementara itu, posisi ketiga atau podium terakhir diamankan oleh pembalap Australia, Oliver Bayliss, yang mengendarai Triumph Street Triple 765 RS untuk PTR Triumph Factory Racing, tepat didepan Aldi Satya Mahendra.
Keberhasilan meraih posisi keempat di Race 2 Ceko ini memberikan tambahan 13 poin penting bagi Aldi Satya Mahendra yang membuat posisinya di peringkat klasemen pembalap semakin kokoh dengan total menginformasikan daya saingnya di level dunia.
Penampilan luar biasa yang ditunjukkan Aldi di Autodrom Most menjadi sinyal kuat bahwa pembalap muda Indonesia ini siap menjadi penantang serius gelar juara dan konsisten bersaing memperebutkan podium di seri-seri WorldSSP berikutnya.