mobilinanews (Finlandia) - Sepuluh Special Stage (SS) awal Rally Finlandia tuntas pada Sabtu (3/8) subuh WIB atau Jumat (2/8) malam di sana. Tiga joki tim Toyota Gazoo Racing bertarung di tiga teratas dengan masing-masing kepentingan.
Mereka adalah local hero Kalle Rovanpera, Elfyn Evans dan Sebastien Ogier. Ketiganya dipastikan saling gempur pada SS11 hingga 16 sepanjang Sabtu (3/8) ini. Duel unik karena tak ada team order. Yang ada adalah kepentingan sendiri-sendiri.
Menyusul di P4 adalah Thierry Neuville (Hyundai) sebagai pemimpin klasemen sementara WRC 2024. Ia tertinggal 25,5 detik dari Rovanpera. Ia juga sendirian karena driver Hyundai lainnya, Ott Tanak dan Esepekka Lappi, sudah retire di hari pertama.
Kembali ke skuad Toyota. Perang segitiga Rovanpera, Evans dan Ogier bakal jadi menu tersendiri sepanjang Sabtu ini, tak lain karena pembagian poin signifikan pada akhir SS16 sesuai sesuai regulasi baru.
Rovanpera dan Ogier hanya tampil part time musim 2024. Mereka tak berencana ikut dalam perburuan gelar. Tugas itu diberikan kepada Evans yang sepanjang musim ini bersaing dengan Neuville.
Idealnya memang Evans yang didorong meraih kemenangan di Finlandia agar lebih rapat melawan Neuville di klasemen. Tapi, Toyota tak menerapkan team order karena sejak awal.musim lebih prioritaskan gelar juara dunia konstruktor ketimbang kejuaraan perally.
Singkatnya, ketiganya punya misi sendiri-sendiri untuk memenangkan seri Finlandia. Evans untuk melawan Neuville, Rovanpera untuk meraih kemenangan perdana di home rally-nya, yang diimpikan sejak kecil. Itu prestisius karena gelar juara dunia 2022 dan 2023 ia raih tanpa kemenangan di negara sendiri. Ia sendiri tak berminat dan juga peluangnya tipis untuk berebut gelar 2024.
Beda dengan Ogier, sang kolektor 8 gelar juara dunia WRC. Meski tak tampil penuh musim ini dan sudah absen di 3 seri, peluangnya masih ada untuk fight merebut gelar ke-9-nya.
Saat ini Ogier menempati P4 klasemen sementara kejuaraan dunia dengan total poin 130. Kalah 7 poin dengan Tanak di P3, dan masing-masing selisih 17 dan 25 angka dengan Evans dan Neuville di puncak klasemen.
Artinya, Ogier masih punya kans berburu gelar jika mengalahkan Neuville dan Evans di Finlandia. Masih ada 4 seri sisa hingga akhir musim, menyediakan 130 poin maksimal yang bisa direbut.
Ogier mengaku tidak memikirkan hal itu tapi tidak menutup kemungkinan jika situasi memungkinkan.
"Dengan sistem poin baru, tak mudah untuk mengejar. Kita lihat saja nanti," ujar legenda Prancis itu.
Team Principal Toyota Gazoo Racing Jari-Matti Latvala mengaku setuju jika Ogier menjadi peserta full time hingga akhir musim untuk coba berebut gelar.
"Ini.menarik. Apakah bisa diwujudkan saya harus bertanya kepadanya," ucap legenda reli Finlandia itu.
Latvala sendiri terjun sebagai peserta untuk meramaikan hom rally-nya. Ia turun di kelas Rally2 menggunakan Toyota GR Yaris . Kehebatannya masih ada, buktinya bisa masuk urutan 9 pada hari pertama setelah tuntaskan 10 SS. (rn)